wakil-presiden-maruf-amin-1_16928129.jpeg

Ma’ruf ke Pengurus Baru MUI: Jaga Umat dari Akidah yang Menyimpang

Diposting pada

Ma’ruf ke Pengurus Baru MUI: Jaga Umat dari Akidah yang Menyimpang

Wakil Presiden Ma’ruf Amin resmi menutup Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ma’ruf berpesan kepada Ketua Umum MUI periode 2020-2025, Miftachul Akhyar, dan jajarannya untuk melayani dan membimbing umat dari akidah yang menyimpang.

“Atas nama pemerintah, saya ucapkan selamat kepada segenap jajaran pimpinan MUI dan seluruh peserta Munas ke-10 MUI yang telah berhasil melaksanakan acara penting ini sesuai dengan rencana dan mandatnya. Saya juga bersyukur atas keberhasilan Munas ke-10 MUI ini dalam menetapkan susunan kepengurusan MUI periode 2020-2025 secara musyawarah dan menyepakati agenda kerja utama MUI untuk 5 tahun ke depan,” kata Ma’ruf dalam siaran YouTube Wakil Presiden RI, Jumat (27/11/2020).

Ma’ruf berpesan agar MUI dapat menjalankan perannya dalam menjaga agama dari berbagai macam penodaan. Selain itu, MUI juga diharapkan melanjutkan perannya sebagai mitra pemerintah.

BACA JUGA :   Presiden Jokowi Tiba di Aceh, Resmikan Tol Sigli-Beri Arahan Penanganan Corona

“Pemerintah dan masyarakat memiliki harapan besar kepada MUI untuk terus menjalankan perannya yang sangat besar, yaitu pelayan umat sekaligus sebagai mitra pemerintah dalam rangka juga melakukan upaya menjaga agama dari upaya-upaya yang mengesampingkan peran-peran agama, padahal mestinya agama adalah sumber inspirasi, juga landasan berpikir dan kaidah penuntun dalam kehidupan kita bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dan juga menjaga agama dari upaya-upaya penodaan-penodaan agama,” katanya.

Selain itu, Ma’ruf meminta MUI turut menjaga negara dari pihak yang ingin mencederai NKRI serta menjaga umat dari pemahaman yang menyimpang dari agama.

“Juga menjaga negara dari upaya-upaya yang mencederai kesepakatan nasional kita seluruh bangsa ini. Ketiga adalah menjaga umat daripada akidah-akidah menyimpang, daripada cara-cara bermuamalah yang tidak sesuai syariah, dari mengkonsumsi hal-hal yang tidak halal. Ini bagian yang dilakukan oleh mejelis ulama,” tuturnya.

BACA JUGA :   Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Tidak Akan Bebaskan Napi Korupsi, Teroris dan Narkoba

Kunci keberhasilan tugas MUI itu kata Ma’ruf adalah konsisten atau istikamah. Dengan konsisten, MUI bisa menjadi kepercayaan masyarakat dan pemerintah.

“Kunci keberhasilan dalam melaksanakan peran tersebut adalah konsistensi, pengurus MUI di dalam menegakkan prinsip dan garis-garis organisasi yang telah menjadi tradisi pengurus MUI dari masa ke masa. Selama kedua prinsip itu menjadi pedoman, insyaallah kepercayaan masyarakat dan pemerintah terus terjaga,” tutur dia.

“Untuk itu, saya berharap dan mendoakan agar pimpinan dan seluruh jajaran MUI periode 2020-2025 selalu istikamah termasuk saya yang ada di dalamnya,” lanjutnya.

Sebagai lembaga yang membawahi ormas Islam, Ma’ruf berharap MUI bisa memberikan teladan. Ma’ruf berharap MUI menggerakkan umat dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

“Oleh karena itu, MUI sebagai imam kelembagaan bagi segenap ormas Islam Indonesia saya berharap MUI mampu memberikan contoh dan teladan dalam memanivestasikan karakter dan sikap organisasi terutama dalam rangka persatuan dan kesatuan, mengayomi, melindungi dan menggerakkan dalam rangka dalam menjaga persatuan dan kesatuan umat serta keutuhan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya. [detik.com]
BACA JUGA :   Presiden Jokowi Bagi-bagi 1 Juta Sertifikat Tanah ke 31 Provinsi se-RI


Ma’ruf ke Pengurus Baru MUI: Jaga Umat dari Akidah yang Menyimpang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *