Masyarakat NU Mimika Papua Berhasil Beli Lahan untuk Pendirian Pesantren

1589158582 mimika
Page Visited: 10
Read Time:3 Minute, 15 Second

Masyarakat NU Mimika Papua Berhasil Beli Lahan untuk Pendirian Pesantren

Warta Batavia – Ruh Nahdlatul Ulama ialah pesantren, sehingga jamiyah tersebut tetap eksis dan sanggup menjawab tantangan maupun Pergantian jaman. Ini tidak lepas dadi ciri khas pesantren NU yang menyatu dan berinteraksi intensif dengan warga kisaran dengan menjawab masalah ummat.

Pesantren Darussalam Mimika, Pesantren Wirausaha Ahlus Sunnah wal jema’ah an-Nahdliyah menyadari betul situasi seperti ini. Umum diketahui bahwa Provinsi Papua waktu ini tengah dalam proses pemekaran.

“Planning Kabupaten Mimika jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah sudah membawa bermacam Pergantian, termasuk pemekaran kabupaten, tata kota, ekonomi, pendidikan, struktur sosial, dan pertanahan,” jelas Ustadz Sugiarso, Kamis (7/5).

Ketua Pengurus Pesantren Darussalam Mimika tersebut megemukakan bahwa pondok Penting menjawab Pergantian itu dengan menyusun planning pengembangan jangka panjang.

“Terang bahwa kepemilikan tanah yang sah jadi taktik kunci planning jangka panjang. Keinginan mendirikan perguruan tinggi dan pendidikan formal di dalam lingkungan pesantren jadi tantangan, khususnya penyediaan lahan yang sah dan memadai,” terangnya.

BACA JUGA :   Penting Dirumuskan Bersama-sama Tatanan Normal Baru ala Pesantren

Planning ini ditanggapi dengan cepat oleh Ketua Bidang Fasilitas dan Prasarana Pesantren Darussalam, Iswahab. Yang ditunaikan bersama-sama tim ialah berbelanja tanah sebelah kiri yang berjarak kira-kira 50 meter dari pesantren.

“Ialah masih di Kampung Muare, Distrik Mimika Timur dengan luas tanah 3.596 meter  yang kami telah setuju uang muka diambilkan dari kas pesantren, serta sisanya dipikir bersama-sama,” jelasnya.

Gerak cepat pengumpulan biaya dipimpin oleh koordinator donatur, H Totok Suharto, mulai Senin (16/3). Dan cepat sesudah keputusan dibuat, hasilnya disampaikan ke sejumlah Sahabat kerja tidak cuma di Timika, tapi semua Indonesia.

“Alhamdulillah respons Sahabat di Jakarta dan Bandung bagus. Jangan kuatir, saya akan berjuang untuk kumpulkan biaya,” jelas sesepuh NU Srikaya SP2 ini.

Kekompakan Nahdliyin Mimika di bawah koordinasi jema’ah Istighasah an-Nahdliyah ini luar biasa. Dalam hitungan kurang dari 2 bulan sanggup membayar uang muka Rp50 juta pada Sabtu (25/4) sekaligus ditunaikan verifikasi legalitas dan lapangan oleh tim bidang fasilitas dan prasarana. Hal itu amat membanggakan sebab pada waktu yang bersamaan tengah berlangsung pandemi Corona dengan bermacam pembatasan aktivitas.

BACA JUGA :   Gandeng Pemkot, PCNU Pontianak Gelar Rapid Test Santri yang Balik ke Pondok

“Alhamdulillah 3 hari mondar-mandir naik turun dari Mwuare sampai Mimika kehujanan dan kepanasan, saya amat bahagia sebab menyaksikan pengurus ghirah dengan kerja tim, sehingga pondok akhirnya sukses punya tanah legal wakaf para jemaah 3.596 meter,” jelas Ustadz Hasyim Asyari. Tim yang ikut datang sumringah melihat pemberian sertifikat tanah, lanjutnya.

 Image mendalam dinikmati juga disampaikan ketua bidang fasilitas dan prasarana.

Dalam pandangan Iswahab, seberat apa pun perjuangan akan terasa ringan sebab 1 maksud semata mengharap ridla Allah SWT. 

“Ini yang kami rasakan waktu ini. Begitu mudahnya berbelanja tanah cuma dalam hitungan hari, walaupun dalam suasana pandemi dan pembatasan,” ungkapnya.

Menurut dia, apa yang dinikmati waktu ini bahwa seluruh pintu hati Nahdliyin ingin  agar NU  di Timika dapat pendidikannya maju sehingga dari kalangan bawah menengah maupun atas memberikan apa yang dipunyai.

“Terima kasih ke seluruh saudara-saudaraku. Perjuangan kita di NU tidak akan sia- sia sesuai pesan Hadratussyaikh KH M Hasyim Asyari barangsiapa yang menghidupkan NU,  maka  dinilai selaku santrinya dan didoakan husnul khatimah,” papar Iswahab.

BACA JUGA :   Sobo Deso, Ikhtiar NU Banyuwangi Menyapa jema'ah Sampai Kampung

Image haru disampaikan juga pengurus lain bahwa banyak kemudahan yang diberikan sehingga dapat berbelanja sebidang tanah walaupun kondisi terbatas dengan adanya virus Covid-19.

“Apa yang ditunaikan bidang fasilitas dan prasarana di lapangan bekerja luar biasa dengan target yang amat memuaskan,” Image ketua bidang keuangan dan administrasi, Mohamad Aminudin.

Ritual pelunasan ditunaikan di depan notaris pada Rabu (5/5) dengan disaksikan para pengurus dan donatur Pesantren Darussalam Mimika. Kelihatan ada H Fadlan, Hj Asmawati, H Moch Kusni, Hj Ulyatin, H Totok Suharto beserta istri, Iswahab, Puji Erwanti, Sutrisno, Ustadz Hasan, serta Ustadz Hasyim Asyari.

Bagi yang berkenan untuk Infak maupun donasi serta wakaf dapat ditransfer ke rekening BRI:  489601012806530 atau Mandiri: 1540015395910 atas nama: Yayasan Darussalam Mimika. sesudah itu konfirmasi ke nomor gawai 08124034333 ialah Aminuddin sebagai bendahara, 081247139178 atas nama H Totok Suharto, serta Iswahab di 08124092604.

Sumber: Warta Batavia


Masyarakat NU Mimika Papua Berhasil Beli Lahan untuk Pendirian Pesantren

loading...

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *