Mau Beasiswa Santri LPDP Magister dan Doktoral? Baca Syaratnya

beasiswa santri

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Keungan Sri Mulyani Indarwati meluncurkan ‘Beasiswa Santri LPDP’ di Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin No 6, Senin (12/11).

Beasiswa ini dikhususkan untuk santri yang akan meneruskan program magister (S2) dan doktoral (S3), baik dalam negeri maupun luar negeri. Pemerintah mempersiapkan hitungan total beasiswa sebanyak 100 kuota.

Berikut beberapa persyaratan yang wajib dipersiapkan oleh santri yang akan melakukan registrasi:

Kriteria Santri

Ke-1, aktif selaku peserta didik, pendidik dan/atau tenaga kependidikan di pondok pesantren minimal 3 tahun terakhir.

Ke-2, Alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang pada waktu melakukan registrasi aktif dalam pengembangan pondok pesantren minimal 3 tahun.

Ketiga, Pondok pesantren terdaftar dalam list kemenag.

IPK Minimal

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada pendidikan sebelumnya untuk jenjang magister yang ada LoA (Letter of Acceptance) minimal 2,75 dan yang tanpa LoA minimal 3,00. Sementara untuk jenjang doktoral yang ada LoA minimal 3,00 dan yang tanpa LoA minimal 3,25.

Usia Maksimum (pada waktu registrasi)

Santri yang akan melakukan registrasi program magister maksimum berumur 42 tahun. Adapun bagi yang akan melakukan registrasi program doktoral maksimum berumur 47 tahun.

Bidang Studi

Adapun bidang-bidang yang disediakan dalam besiswa ini Ada 3 macam. Ke-1, pengembangan kemampuan kelembagaan pesantren yang meliputi: Manajemen, Kesehatan Lingkungan, Ekonomi Syariah, Pertanian, Ilmu Sosial dan Politik, Seni dan Budaya, Astronomi, Hukum.

READ
Gus Ghofur Maimoen Kisahkan Syekh Nawawi al-Bantani Waktu Diuji Ulama’ Mesir

Sementara untuk Bidang Ilmu Pesantren meliputi: Ilmu Falak, Ilmu Syariah, Perbandingan Madzhab, Ilmu Maqulaat, Ilmu Arudh, Ilmu Tahqiq, Ilmu Faraid, Ulumul Qur’an, Ulumul Hadits, serta Sirah/Tarikh. Serta yang terakhir berupa Bidang Ilmu Prioritas LPDP

Kesanggupan Bahasa

Calon santri yang melakukan registrasi beasiswa wajib sanggup berbahasa Inggris. Nilai TOEFL ITP untuk pendidikan magister masing-masing dalam dan luar negeri ialah 400 dan 500, IELTS 4,5 dan 6, TOEFL IBT 33 dan 61, TOEIC 400 dan 630. Sementara doktoral untuk dalam dan luar negeri wajib mempunyai nilai TOEFL ITP 450 dan 500, IELTS 5 dan 6, TOEFL IBT 45 dan 61, TOEIC 500 dan 630.

Melampirkan Surat

Bagi santri yang akan melamar wajib melengkapi surat Penjelasan santri mukim atau aktif dalam pengembangan pesantren minimal 3 tahun dan surat rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren.

Seterusnya surat kesediaan mengabdi di pondok pesantren sesudah menuntaskan studi selama 2 tahun masa studi plus 1 tahun. Lalu rekomendasi dari Kementerian Agama minimal tingkat kabupaten/kota, dan dokumen kelengkapan lainnya.

Komponen Beasiswa

Nantinya, santri yang lolos berhak memperoleh bermacam Sarana seperti living allowance (ongkos hidup, transportasi keberangkatan dan kepulangan domisili asal ke perguruan tinggi target), ongkos pendidikan (persiapan studi, registrasi, SPP, no SPP seperti buku, tesis, seminar, publikasi, dan jurnal internasional), dan ongkos penyokong (visa termasuk paspor, settlement allowance, tunjangan Famili untuk doktoral, asuransi kesehatan dasar dan lain-lain).

READ
Serbuan Israel ke Damaskus Gagal Capai Tujuannya

Registrasi dibuka mulai 15 November sampai 31 Desember 2018 dengan 3 tahapan, yaitu Seleksi Administrasi, Seleksi Berbasis Computer, Dan Seleksi Substansi.

Bagi santri yang berminat dapat melakukan registrasi melalui LPDP Kemenkeu. (NUO)

Source link | Mau Beasiswa Santri LPDP Magister dan Doktoral? Baca Syaratnya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *