Kategori
Islami

Menyegel Pembangunan Masjid Jemaah Ahmadiyah, Bupati Garut Dikecam

Petugas Satpol PP Kabupaten Garut memasang antrean Satpol PP saat menghentikan pembangunan Masjid Jamaah Ahmadiyah di Desa Nyalindung, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kamis sore (6/5/2021) (Dok Jamaah Ahmadiyah Indonesia) (KOMPAS .COM / ARI MAULANA) KARANG)


Koalisi masyarakat sipil mengecam tindakan Bupati Garut Rudy Gunawan menutup pembangunan masjid jemaah Ahmadiyah di Cilawu, Garut, Jawa Barat.

Ia mengecam tindakan Bupati Garut Rudy Gunawan karena menghalangi kebebasan beribadah jemaah Ahmadiyah., ”Kepala Divisi Advokasi YLBHI Muhammad Isnur, perwakilan koalisi, mengatakan dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).

Isnur menjelaskan, Rudy sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan kegiatan Jemaah Ahmadiyah Indonesia dan penghentian kegiatan pembangunan rumah ibadah Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Desa Nyalindung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut pada 6 Mei 2021.

Surat Edaran Bupati Garut memuat tiga poin yang merepresentasikan nilai-nilai diskriminasi terhadap Jemaat Ahmadiyah.

Salah satu pokok persoalan Surat Edaran Bupati Garut adalah memaksa pembangunan masjid di Kampung Nyalindung dihentikan dengan dalih melarang kegiatan Jemaah Ahmadiyah Indonesia.

Koalisi masyarakat sipil juga mendesak Rudy mencabut surat edaran tersebut.

Surat Edaran Bupati Garut Nomor 451.1 / 1605 / Bakesbangpol segera dicabut“Kata Isnur.

Ia meminta masyarakat Garut memberikan perlindungan kepada jemaah Ahmadiyah di masyarakat Nyalindung agar dapat beribadah menurut agama dan keyakinannya tanpa diskriminasi.

Juga saat ini di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Meminta Pemerintah Kabupaten Garut menjamin kebebasan setiap warga negara untuk melakukan pemujaan yang telah diatur dalam Pasal 28 E UUD dan Pasal 29 ayat 2 UUD 1945, “Dia menambahkan.

Koalisi masyarakat sipil tersebut terdiri dari LBH Bandung, PC PMII Kabupaten Garut, Forum Bhinneka Tunggal Ika, YLBHI, Jakatarub, LBH Padang, LBH Pekanbaru dan LBH Semarang.

Dikutip dari jabar.tribunnews.com, Bupati Garut Rudy Gunawan menyegel pembangunan masjid jemaah Ahmadiyah di Cilawu Garut.

Masjid yang terletak di Desa Nyalindung, Kecamatan Cilaw, Kabupaten Garut ini telah ditutup oleh Satpol PP sejak Kamis sore (6/5/2021).

Dalam proses penyegelan, Jemaat Ahmadiyah menolaknya.

Rudy Gunawan mengaku bertanggung jawab atas penyegelan tersebut.

Kegiatan Ahmadiyah di Garut dilarang, saya bertanggung jawab, ”Ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Jumat (5/7/2021).

Menurutnya, pembangunan masjid harus dihentikan dan aktivitasnya membuat warga Garut tidak stabil.

Kalau masih mau (pembangunan), cari masalah, berbuat sesuatu sehingga kestabilan di Garut tidak bisa dikendalikan., “Dia berkata.

Penutupan masjid tersebut berdasarkan SKB 3 Menteri dan SE Gubernur Jawa Barat Edisi 12 Tahun 2011.

Kami menekankan bahwa kami menutup tempat di mana konstruksi tidak dapat dilanjutkan, “Dia berkata.

Sumber: Kompas.com

(Warta Batavia)


Menyegel Pembangunan Masjid Jemaah Ahmadiyah, Bupati Garut Dikecam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *