Kategori
Berita

Ngeri-ngeri Sedap, Begini Cara Kerja Penagihan Pinjol Tidak resmi

Ngeri-ngeri Sedap, Begini Cara Kerja Penagihan Pinjol Tidak resmi » Warta Batavia

Jakarta, CNBC Indonesia – Dalam melaksanakan penagihan, petugas dari peusahaan pinjaman on-line (pinjol) tidak resmi mempergunakan cara-cara yang tidak biasa. Ini kelihatan dari laporan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tahun 2020.

“Jikalau tahun 2020 itu masih mengenai hal penagihan. Konsumen mengadukan penagihan dari pinjaman on-line tidak beradab,” kata Sekretaris YLKI Agus Suyanto ke CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, para pelaku menagih bukan cuma pada yang meminjam, tetapi juga melibatkan orang sekitarnya.

Ini juga dialami bagian eks user pinjol tidak resmi, Resti. Dia menjelaskan, orang-orang di kontak ponselnya, ada yang dihubungi untuk melunasi utang Resti.

“Aplikasi dihapus tapi mereka tetep dapat. Kata temen-temen pas obtain kita masukin information atau pengajuan ngizinin kontak, mungkin,” ungkapnya.

“(kontak darurat) hubungin juga sih, apa sebab tidak direspons kali ya, mungkin ke yang lain. Nah makanya dapat dapat nomer yang lain,” lanjutnya.

Ancaman yang diterima nasabah juga sampai berakhir tragis. Ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Dia menjelaskan salah seorang user di Wonogiri Kendat sebab ancaman dari pihak pinjol tersebut.

“Polri menyelidiki mendalami dan memperoleh info bahwa dari korban Kendat ternyata mempunyai pinjaman 23 aplikasi, dim ana aplikasi dikelola oleh Koperasi Simpan Pinjam Jalan keluar Andalan Bersama-sama,” ucap Rusdi dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)



CNBC Indonesia

BACA JUGA :   Pendanaan Pra-IPO Buat Investasi Telkomsel di GoTo Makin Untung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *