1585127622
1585127622

NU Pasuruan Ganti Perjumpaan Massal dengan Penyemprotan Disinfektan

Diposting pada 36 views

NU Pasuruan Ganti Perjumpaan Massal dengan Penyemprotan Disinfektan

Pasuruan, Warta Batavia
Mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang dikhawatirkan kian meluas, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur mengeluarkan surat edaran legal. Surat dimaksud ditujukan ke organisasi perangkat dan peringkatnya agar tidak melakukan aktifitas yang melibatkan massa dengan hitungan total besar.

 

Surat edaran yang diterbitkan pada 24 Maret 2020 dengan nomor surat: 1643/PC/A.II/L.27/III/2020 itu berisikan larangan bagi organisasi perangkat. Hal itu meliputi pengurus lembaga dan badan otonom atau banom di tingkat PCNU, serta organisasi peringkat yang meliputi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kabupaten Pasuruan.

 

Menurut KH Imron Mutamakkin sebagai Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, surat edaran tersebut selain untuk menindaklanjuti hasil rapat koordinasi yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan pimpinan organisasi keagamaan atau kemasyarakatan. Hal tersebut juga mempertegas keputusan PCNU dalam rangka #salingjaga penyebaran virus Covid-19.

 

“Seperti yang kita ketahui, sudah terjadi peningkatan hitungan total Orang Dalam Pantauan atau ODP, Pasien Dalam Kontrol ialah PDP, dan orang Positif Covid–19 di lingkup nasional dan Provinsi Jawa Timur, juga Perkara yang terjadi di Kabupaten Pasuruan,” katanya. Karenanya Penting mempertegas dan bareng dalam usaha pencegahan Covid–19, lanjutnya.

 

Disampaikannya bahwa PCNU Kabupaten Pasuruan menginstruksikan ke semua pimpinan perangkat dan peringkat organisasi dicegah  melakukan aktifitas massal dan atau yang melibatkan massa dengan hitungan total besar. Acara seperti haul, haflah, imtihan dan aktifitas sejenisnya hendaknya dihindari. 

READ
Bilangnya Anti-Asing, Ternyata Malah Memuja Asing

 

Berikutnya, pengurus lembaga dan pimpinan Badan Otonom dimohon menyampaikan ke barisan kepengurusan di bawahnya.

 

“Juga pengurus MWCNU dan Pengurus Ranting NU dimohon mensosialisasikan ke masyarakat Nahdlatul Ulama di wilayah masing-masing,” pungkas bagian pengasuh Pesantren Besuk tersebut.

 

Sebagaimana keputusan PCNU sebelumnya, rangkaian hari lahir ke-97 NU di Pasuruan juga ditunda. Berikutnya, melalui Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan juga melaksanakan penyemprotan disinfektan untuk masjid dan mushala, pesantren, dan lembaga pendidikan selaku usaha bareng melarang virus Covid-19 tersebut.

 

Kontributor: Makhfud Syawaludin
Editor: Ibnu Nawawi
 

NU Pasuruan Ganti Perjumpaan Massal dengan Penyemprotan Disinfektan
Sumber: NU-Online

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *