Palestina Tidak Wajib Bayar Kejahatan Anda semua

Palestina Tidak Wajib Bayar Kejahatan Anda semua

Komentar Pedas Zarif ke AS dan Eropa: Palestina Tak Harus Bayar Kejahatan Kalian
Palestine Will Be Free

Iran – Menteri luar negeri Iran sudah menertawakan propaganda baru-baru ini oleh media Barat soal sebuah poster yang muncul di situs web Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Sayyed Ali Khamenei yang mengusulkan “referendum” selaku cara the best untuk mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan jalan penyelesaian akhir untuk problem Palestina.

Semenjak publikasi poster tersebut di situs web Ayatollah Khamenei pada hari Rabu, beberapa media internasional yang disponsori Zionis Israel sudah mencoba untuk menggambar analogi antara istilah “jalan penyelesaian akhir” pada poster itu dan ide Nazi soal pemusnahan orang Yahudi selama Perang Dunia II.

Baca Juga:

Beberapa pejabat Barat dan Zionis Israel juga bergerak cepat untuk mengusulkan tudingan yang tidak berdasar, yang paling menonjol di antara mereka ialah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang mengancam Iran dengan kehancuran.

Dalam akun Twitter resminya pada hari Kamis (21/05), menteri luar negeri Iran itu bereaksi kepada tudingan yang tidak berdasar dengan menggambarkan tuduhan-tuduhan itu “menjijikkan,” dan menambahkan bahwa jalan penyelesaian terakhir yang ditunjukkan oleh Ayatollah Khamenei ialah referendum yang adil yang diikuti oleh seluruh warga asli Palestina terlepas dari back-ground Suku dan agama mereka.

“Menjijikkan bahwa mereka yang peradabannya dibuat dari ‘Jalan penyelesaian Akhir’ dari kamar gas, menyerbu mereka yang mencari jalan penyelesaian nyata di kotak suara, melalui REFERENDUM,” kata Zarif, dengan membagikan ulang poster itu.

READ
UEA Launching Servis Tes Virus Corona ‘Drive- Through’

Ia lebih detail menanyakan, “Kenapa AS dan Barat begitu takut pada demokrasi?” mengatakan dengan tegas, “Orang-orang Palestina tidak mesti membayar untuk kejahatan Anda semua, atau untuk kekhilafan Anda semua.”

Diplomat tertinggi Iran itu tampaknya mereferensi pada upaya-upaya Barat untuk menebus Sangkaan “kejahatan perang” kepada orang-orang Yahudi dengan mencoba menopang dan mempertahankan rezim Israel di peta dunia, tapi dengan mengorbankan hak-hak Palestina.

Baca Juga:

Rezim tidak resmi Israel didirikan pada tahun 1948 sesudah Menyuruh pergi ratusan masyarakat Palestina dari tanah mereka selama perang yang Disokong Barat. Rezim itu menduduki lebih banyak wilayah Palestina dan lainnya selama perang lain pada tahun 1967 dan semenjak itu sudah mengisi tanah itu dengan pemukiman tidak resmi.

Barat, yang diketuai Amerika Serikat, juga senantiasa menyokong rezim Israel dalam tindakan agresi hariannya kepada Palestina dan berusaha menjaga Tel Aviv dalam berhadapan dengan seluruh tindakan hukuman internasional.

Pada hari Rabu, akun Twitter berbahasa Inggris, yang berafiliasi dengan situs web Pemimpin Iran, lebih jauh mengklarifikasi denotasi poster, dan proposal untuk referendum yang sudah diteruskan oleh Republik Islam itu ke PBB.

“Usulan referendum untuk memilih kategori pemerintahan untuk negara bersejarah #Palestine sudah terdaftar di PBB seperti yang ditawarkan oleh Iran, ”akun tersebut mentweet.

“Kami menjelaskan masyarakat Palestina sejati dengan akar Palestina setidaknya 100 tahun, dan masyarakat  Palestina yang tinggal di luar negeri, untuk memilih pemerintah Palestina, “tambahnya.

READ
Ustadz Ansori Sosialisasikan Ekosistem Gambut dari Rumah ke Rumah

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews


Palestina Tidak Wajib Bayar Kejahatan Anda semua

loading...

Recommended For You

About the Author: Asep Komarudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *