Kategori
Berita

Pemkot Madiun Ajak Maha siswa dan Pelajar Jauhi Narkoba

REPUBLIKA.CO.ID,MADIUN — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, mengajak para maha siswa dan pelajar untuk menjauhi narkoba dengan menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah setempat.

Wali Kota Madiun Maidi menjelaskan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda berawal dari coba-coba sebab ingin membuktikan apakah dampak yang dinikmati benar seperti apa yang dikatakan kebanyakan.

“Remaja suka coba-coba, tapi jangan sekali-kali coba narkoba. Kota Madiun peduli ancaman narkoba amat berbahaya. Maka dari itu, saya sering adakan sosialisasi dengan pihak bersangkutan jangan sekali-kali mencoba narkoba. Nanti dunia akhirat dapat bubar,” ucap Wali Kota Maidi dalam sambutannya pada aktifitas sosialisasi penyalahgunaan narkotika bagi maha siswa dan pelajar di Madiun, Senin (25/10).

Ia meminta para remaja, khususnya pelajar dan maha siswa di Kota Madiun wajib dapat memberi tameng pada dirinya sendiri agar tidak terjerumus narkoba. Maka dari itu, penting ditunaikan sosialisasi atau penyuluhan terkait bahaya narkoba pada remaja secara rutin.

Tidak cuma di daerah kota besar, wilayah kecil juga wajib memperoleh tindakan penyuluhan yang sama, agar pemahaman seluruh remaja di Indonesia tetap sama bahwa narkoba tidak sebaiknya disalahgunakan.

“Saya pesan sampaikan ke teman-teman dan semuanya akan bahaya narkoba. Cukup dengar saja, jangan coba-coba,” ujar dia menekankan.

Sementara, knowledge Kepolisian Rrsor (Polres) Madiun Kota Menulis Catatan, Ada sebanyak 31 Perkara penyalahgunaan peredaran narkoba selama tahun 2020 yang terjadi di wilayah hukum polres setempat dengan 40 orang tersangka.

Adapun selama tahun 2019, Ada 33 Perkara narkoba dengan hitungan total tersangka sebanyak 45 orang.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menjelaskan untuk melarang penyalahgunaan peredaran narkoba, pihaknya intensif melaksanakan razia, baik di lembaga pemasyarakatan maupun lokasi-lokasi yang dinilai rawan peredaran narkotika dengan melibatkan lembaga terkait, seperti BNK, TNI, LSM antinarkoba, dan lainnya.

Pihaknya juga intensif melaksanakan sosialisasi soal bahaya narkoba berbarengan pemda. Dengan usaha intensif tersebut, diinginkan Perkara penyalahgunaan peredaran narkotika di Madiun dapat terus berkurang.

BACA JUGA :   Coldplay Colek Jokowi soal Komitmen tentang Iklim, Fadjroel Menjawab

Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *