Berita Islam

Peneliti: Ini 2 Argumentasi Penganugerahan Gelar Doktor untuk Ibu Sinta Wahid

Ibu Nyai Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid memperoleh gelar doktor kehormatan dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu, 19 Desember 2019 di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara ini dihadiri para akademisi, publik figur nasional, aktivis, kyai, ibu nyai, dan lain sebagainya.

Menurut Peneliti Yayasan LKiS Yogyakarta, Hairus Salim, penganugerahan Gelar Honoris Causa untuk Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mempunyai 2 makna penting.

“Ada 2 hal mengapa Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid patut memperoleh gelar Doktor HC. Ke-1, seperti pertanggungjawaban promotor, beliau banyak mencurahkan pemikiran Soal wanita, meriset dan mecatat banyak buku Soal wanita dan hubungannya dengan agama, pesantren, menginisiasi kajian-kajian wanita, dialog antariman dengan perspektif gender dan lain-lain,” tegas Hairus Salim.

ARTIKEL LAINNYA :
Perkiraan Gus Dur soal Perang Dunia, 60 Hari Sebelum Wafat

Tetapi yang jauh lebih penting, bagi Salim, ialah yang ke-2, yang secara eksplisit tidak disebutkan, yaitu Bu Sinta menyediakan dirinya selaku pasak bagi gerakan pembaruan pemikiran Soal kedudukan wanita. Bu Sinta jadi payung dan pelindung bagi gerakan wanita di Indonesia. Tidak heran Sebab itu banyak aktivis yang mengikatkan diri ke lingkaran beliau.

“Ini amat penting sebab kewibawaannya selaku eks first lady Indonesia membikin gerakan wanita seperti mempunyai daya gedor sekaligus power tawar yang tinggi di depan pemerintah, di depan para penantang dan di kalangan dunia pesantren. Tentu ini bukan tanpa resiko sebab dengan itu beliau akan diserang, dikritik dan bahkan dicibir. Tetapi itu tadi, akan banyak yang akan membelanya. Itulah perlunya sosok seperti Bu Sinta,” pungkas Hairus Salim. (yan/Bangkitmedia.com)

ARTIKEL LAINNYA :
Menyingkap Rahasia Habib Lutfi Jadi Pemimpin Para Sufi Dunia

Source link | Peneliti: Ini 2 Alasan Penganugerahan Gelar Doktor untuk Ibu Sinta Wahid

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close

Adblock detected!

Matikan Adblock untuk membaca artikel atau berita yang anda cari. Terima kasih.