a9c0fd333af2f063acbcfdd561c47104
a9c0fd333af2f063acbcfdd561c47104

Pengadilan Gencarkan Sidang Daring

Diposting pada 29 views

Pengadilan Gencarkan Sidang Daring

WABAH covid-19 mulai merubah muka tata cara penindakan hokum di Tanah Air. Persidangan secara daring bagian wujudnya.

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin menantang semua kepala kejaksaan tinggi di semua Indonesia untuk melaksanakan sidang virtual. Hal itu agar proses penegakan hukum tetap berjalan di tengah pandemi.

“Saya tantang para kejaksaan tinggi se-Indonesia agar dapat mulai berkoordinasi dengan barisan pengadilan dan lembaga pemasyarakatan (LP) di daerah. Bagaimana caranya melaksanakan persidangan dengan mempergunakan videoconference,” kata Burhanuddin dalam Penjelasan legal, kemarin.

Tanpa berlama-lama, barisan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta langsung melakukan petunjuk Jaksa Agung dengan menggelar e-court. Kejaksaan Negeri Jakarta Utara berbarengan dengan Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, kemarin, melakukan sidang acara persidangan biasa dengan mempergunakan fasilitas e-court.

Kecuali Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, e-court juga telah diterapkandi Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. 3 kejaksaan negeri lain di wilayah hukum DKI Jakarta akan cepat menyusul.

“Landasan yuridis penyelenggaraan e-court selama masa pencegahan penyebaran virus korona untuk menyokong diterapkannya social

distancing ialah mengacu pada asas keamanan rakyat Adalah hukum tertinggi (salus populi suprema lex esto),” ucap Kepala Seksi

Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi.

 

Tipikor menyusul

KPK berbarengan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat juga setuju persidangan

READ
Ma`ruf Amin Menyebut Pemerintah Kaji Dampak Pembatalan Iuran BPJS Kepada APBN

dalam waktu tak lama dilaksanakan melalui konferensi video.

Hal itu menindaklanjuti Surat Edaran Mahkamah Agung No 1 Tahun 2020 soal Pedoman penyelenggaraan Tugas Selama Masa Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan MA dan Badan Peradilan di Bawahnya.

“Langkah-langkah yang Komisi Pemberantasan Korupsi lakukan waktu ini sudah berkoordinasi dengan pihak PN Jakarta Pusat soal teknis persidangan tipikor dan setuju akan diupayakan persidangan dihelat dengan melalui videoconference yang prosesnya tetap berpegang pada hukum acara yang berlaku,” kata Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri, kemarin.

Ali menjelaskan tim Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menguji coba peralatan di PN Jakarta Pusat maupun di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Sidang-sidang tipikor direncakan dihelat secara daring dengan teknis para terdakwa ikut sidang di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pengamat hukum pidana Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai persidangan secara daring Adalah langkah bagus. Hal tersebut

sejauh sidang rutin dan tidak memerlukan penjelasan semua proses dalam perkara perdata, kecuali putusan.

Persidangan secara daring, menurut Abdul Fickar, juga dapat menyederhanakan proses hokum dan meminimkan pungutan liar di lingkungan pengadilan.

Akan tetapi, ia menjelaskan persidangan virtual sebaiknya spesial pemeriksaan terdakwa dan wajib langsung dilaksanakan. Kecuali untuk menghargai hak Asasi manusia (HAM) terdakwa, juga memenuhi persyaratan bahwa persidangan tetap terbuka untuk umum. (Ykb/Dhk/P-2)

READ
Kata-kata Cinta
#Mulai Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi support@dable.io (in-article) -->


Pengadilan Gencarkan Sidang Daring

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *