Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA DUNIA / Pengunjuk rasa Hong Kong Main Pukul, China: Mirip Aksi Teroris

Pengunjuk rasa Hong Kong Main Pukul, China: Mirip Aksi Teroris

/
/
/
6 Views

Pengunjuk rasa Hong Kong Main Pukul, China: Mirip Aksi Teroris

loading…

HONG KONG – China kembali melayangkan kecaman pada aksi unjuk rasa di Hong Kong. Teraktual, Beijing menyebut aksi pemukulan yang ditunaikan demonstran di bandara internasional Hong Kong pada 2 orang yang dituduh Demonstran selaku polisi dari China daratan, selaku tindakan “mirip aksi teroris”.

“Kami mengumumkan kecaman paling tangguh atas tindakan mirip aksi teroris ini,” kata Xu Luying, Jubir di Kantor Urusan Dewan Negara Hong Kong dan Makau, seperti dilansir dari CNA. Luying menyebut, 2 orang yang jadi korban pemukulan itu selaku “rekan dari China daratan”.

“Tindakan para pemrotes amat merusak citra internasional Hong Kong dan secara serius melukai perasaan sejumlah besar rekan senegaranya di China. Kejahatan aksi anarkis yang amat keji wajib diganjar berat menurut hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Luying juga kembali mengatakan dengan tegas sokongan China ke aparat Hong Kong dalam menangani aksi unjuk rasa yang telah berlangsung lebih dari 2 bulan ini. “Kami dengan tegas menyokong kepolisian dan peradilan Hong Kong untuk secara tegas menegakkan dan membawa para penjahat ke pengadilan sesegera mungkin,” tandasnya.

Laki-laki yang sempat diikat dan dipukuli oleh demonstran di bandara internasional Hong Kong itu ditandai selaku Xu, seorang warga Shenzen. Ia ditahan selama 2 jam oleh para Demonstran, sebelum akhirnya dievakuasi dengan ambulans keluar dari areal bandara.

Laki-laki lainnya yang jadi sasaran amukan demonstran ialah Reporter situs media China Global Times, Fu Guohao. Editor China Global Times, Hu Xijin menjelaskan, reporternya itu diselamatkan oleh polisi sesudah diikat oleh demonstran. Tabloid tersebut diterbitkan oleh People’s Daily.

“Reporter GT Fu Guohao sudah diselamatkan oleh polisi dan dikirim ke RS. Kami masih mencari tahu soal keadaan cederanya,” katanya.

(esn)

Source by Agus

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar