9c763e66e0f5551c0f477a6b9da8a839
9c763e66e0f5551c0f477a6b9da8a839

Penumpang Turun, Headway MRT Diperlambat Jadi 10 Menit

Diposting pada 38 views

Penumpang Turun, Headway MRT Diperlambat Jadi 10 Menit

BERDASARKAN hasil evaluasi 3 hari terakhir, hitungan total penumpang moda raya terpadu (MRT) Jakarta makin berkurang signifikan. Dari 13 ribu penumpang turun jadi 3 ribu penumpang.

Mempertimbangkan keadaan tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) memperbarui keputusan strategi pelayanan MRT Jakarta dengan menerapkan jarak keberangkatan antar kereta (headway) tiap 10 menit selama jam operasional, ialah pukul 06.00-20.00 WIB.

sebelum ini, headway MRT masih berlaku normal meski ada keputusan strategi physical distancing, serta imbauan kerja dari rumah (WFH). Pergantian jadwal ini efektif berlaku pada Kamis (26/3) ini.

Baca juga: MRT Jakarta Angkut 30,2 Juta Penumpang Semenjak Beroperasi

Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta, Muhammad Effendi, menjelaskan Pergantian keputusan strategi pelayanan mengacu evaluasi hitungan total penumpang yang makin down. Hal itu seiring dengan ditetapkannya status DKI Jakarta jadi tanggap darurat bencana Covid-19. Berikut, arahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengurangi aktifitas di luar rumah untuk menekan penyebaran virus korona (Covid-19).

 “Evaluasi kami dalam 3 hari terakhir ini, hitungan total penumpang sudah berkurang sampai lebih dari 90% dari hitungan total penumpang di hari normal,” ucap Effendi dalam Penjelasan legal, Kamis (26/3).

meskipun keputusan strategi pelayanan jarak antar kereta mengalami Pergantian, akan tetapi keputusan strategi pembatasan hitungan total penumpang 60 orang per kereta atau 360 orang per rangkaian tetap berjalan. Pembatasan jarak fisik (physical distancing) minimal 1 meter dengan penumpang lain, baik di kereta maupun dalam stasiun, juga tetap Dilakukan.

READ
Virus Corona, RUU IKN, dan Mitigasi Bencana

Baca juga: MRT Jakarta Minta Masyarakat Pahami Argumentasi Pembatasan

PT MRT Jakarta sudah memasang tanda (sticker) antrean di depan pintu penumpang (passenger gate), sebelum melaksanakan pengetapan. Serta, di pintu tepi peron (platform screen door) untuk tetap menjaga penerapan jarak fisik.

Petugas akan senantiasa memastikan ketentuan ini dipatuhi. Tim stasiun akan mengelola apabila Ada antrean penumpang di stasiun dan kereta. Penyelarasan keputusan strategi ini diterapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga kepada moda transportasi publik selama periode tanggap darurat Covid-19.(OL-11)




Penumpang Turun, Headway MRT Diperlambat Jadi 10 Menit

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *