Perjumpaan Elite Disambut Positif, Namun Oposisi Mesti Tetap Ada

alexametrics

Perjumpaan Elite Disambut Positif, Namun Oposisi Mesti Tetap Ada

loading…

JAKARTA – Pascapertemuan 2 kontestan Pemilihan presiden 2019 Prabowo Subianto dan Jokowi (Joko Widodo) beberapa waktu lalu, lalu dilanjutkan perjumpaan Prabowo dengan Megawati Soekarnoputri ialah hal yang baik.

Akan tetapi, elite politik wajib menyadari bahwa rakyat memerlukan mitra untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Oleh sebab itu, seintensif apapun waktu ini perjumpaan antarelite partai yang berseteru pada Pemilihan presiden 2019, power oposisi mutlak diperlukan untuk mengawasi jalannya pemerintahan.

Wakil Ketua Komite I DPD Fahira Idris yang membidangi masalah politik, hukum, dan HAM mengungkapkan, kekhawatirannya akan terjadinya penumpukan power dalam peta perpolitikan Indonesia 5 tahun ke depan.

“Ini sebab, partai-partai yang semestinya bertugas jadi oposisi sebab gagal menghantarkan Calon Presiden/cawapresnya ke istana dikhawatirkan malah jadi sekutu Presiden terpilih baik di eksekutif maupun di legislatif,” kata Fahira, Sabtu (27/7/2019).

“Tetapi wajib diingat pemerintahan ke depan wajib ada penyimbang berupa power oposisi yang digerakkan partai. Kekuasaan yang berlebihan kuat tanpa power penyimbang cenderung akan mengeyampingkan rakyat. Jangan sampai hal ini terjadi,” sambungnya.

Fahira menginginkan, partai politik penyokong Prabowo-Sandi rela berkorban menjalankan fungsinya selaku power penyimbang. Kalau menyaksikan kebanyakan power politik waktu ini telah berlabuh ke Presiden terpilih, maka jalan jadi oposisi bagi partai penyokong Prabowo-Sandi bukan sekadar pilihan tetapi telah jadi kehendak sejarah.

“Kalau ingin dikenal dan dikenang selaku partai yang tangguh, konsisten menjalankan fungsi partai dalam sistem demokrasi, dan setia bareng rakyat, jadilah power penyimbang. Jadi penyambung lidah rakyat kalau nanti kekuasaan menabrak hak-hak mereka” ucap Senator Jakarta ini.

(maf)

SindoNews by Abrori

You might like

About the Author: Abrori Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *