Pernyataan Video, ISIS pengakuan Muncul di Turki

Breaking Ews Red 3

Pernyataan Video, ISIS pengakuan Muncul di Turki

loading…

ANKARA – Kubu Islamic State atau ISIS mengumumkan video propaganda yang diklaim dibuat dari wilayah Turki. Sejumlah anggota milisi dalam video tersebut mengucapkan janji setia untuk pemimpin Islamic State Abu Bakr al-Baghdadi.

Para anggota milisi tersebut mengklaim Ada di sebuah tempat yang mereka menyebut “Wilayah Turki”. Keaslian video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Kalau terkonfirmasi, maka itu jadi yang ke-1 kalinya ISIS mempunyai kehadiran di negara yang Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Video berdurasi 5 menit tersebut diumumkan pada 10 Juli 2019. Video mempertunjukkan 3 anggota milisi duduk di depan bendera hitam khas ISIS dan memegang senjata. Mereka lantas berkoalisi dengan 2 anggota milisi lainnya tatkala mengucapkan janji setia untuk al-Baghdadi.

Seorang anggota milisi yang yang berbicara dalam tayangan tersebut mengidentifikasi diri bernama Abu Qatada at-Turki. Dia mengumbar ancaman kepada Turki dan Amerika Serikat (AS). melansir The Defense Post, Jumat (12/7/2019), ada beberapa seri video yang sudah diumumkan kubu tersebut di bermacam negara.

Kubu peneliti senjata Calibre Obscura menulis bahwa para anggota milisi kelihatan bersenjata komprehensif dibandingkan dengan para anggota milisi yang kelihatan dalam video lain. Beberapa senjata itu di antaranya senapan sniper Draganov, senapan mesin PKM, peluncur granat berpeluncur RPG-7, 2 senapan serbu AKMS, pistol Glock, dan beberapa granat.

Sejauh ini video yang sudah diumumkan dari afiliasi ISIS di antaranya ISIS di Khorasan (yang meliputi Afghanistan dan Iran), Qawqaz (Kaukasus), Asia Timur, Sinai (Mesir), Afrika Barat (meliputi Mali dan Burkina Faso), dan Libya.

Video kubu ekstremis di Turki itu muncul sesudah kubu ISIS di Irak dan Suriah kehilangan wilayahnya. Kemunculan ISIS di Turki juga menyerukan persatuan kubu tersebut di bawah kepemimpinan al-Baghdadi. Pemerintah Erdogan belum Memberi komentar atas pengakuan ISIS yang muncul di negara tersebut.

Kubu Islamic State dipercayai bertanggung jawab atas beberapa serbuan teror di Turki, termasuk pemboman pada Oktober 2015 di Diyarbakir dan Ankara, dan 3 bom Kendat di Bandara Atatürk pada Juni 2016.

ISIS tidak mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan itu. Kubu tersebut pernah mengakui serbuan besar di Turki, ialah serbuan senjata kepada kelab malam Reina di Istanbul pada perayaan Tahun Baru 2017.

(mas)

Source by Agus

You might like

About the Author: Agus Mulyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *