Kategori
Berita

Pesan Idul Fitri dari Jokowi, Megawati hingga Anies di Tengah Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengimbau seluruh umat Islam di Tanah Air agar Idul Fitri memberontak melawan Covid-19 saat ini.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak kembali ke kampung halaman guna menekan maraknya kasus baru positif di tanah air.

“Semoga Victory Day ini menjadi pendorong bagi kita semua untuk bangkit dan menang melawan pandemi Covid-19,” kata Jokowi, Sekretariat Presiden YouTube, Rabu (12/5/2021).

Lain halnya dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Mega mengajak para hadirin untuk lebih peduli kepada sesama yang membutuhkan bantuan sebagai momentum perayaan Idul Fitri ini.

“Jadikan Idul Fitri semakin menguatkan rasa kepedulian kita. Temui masyarakat, turun tangga, berbagi kebahagiaan, bantu mereka yang membutuhkan bantuan,” kata Megawati.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan setiap WNI lebih banyak ditahan secara fisik pada Idul Fitri tahun ini.

Berikut sederet pesan Jokowi kepada Anies Baswedan untuk merayakan Idul Fitri 1442 Hijiriah di tengah pandemi Covid-19:

1. Jokowi: Semoga menjadi momentum menang melawan Covid-19

Jokowi mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah. Ia mengatakan, pada Lebaran 2021 ini, Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada hadirin untuk bersabar menahan mudik.

“Kita juga harus sabar dan menahan diri karena tidak bisa bersilaturahmi langsung, tatap muka dengan keluarga dan teman. Memang sangat sulit tapi kita tidak punya pilihan, kita harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan kita semua., Semua dari kita. kita, agar secepatnya kita bisa bebas dari pandemi, ”kata Jokowi melalui Sekretariat Presiden YouTube, Rabu (12/5/2021).

Ia berharap momentum Idul Fitri menjadi bagian dari kebangkitan bangsa melawan pandemi virus Corona.

Ibu Negara Iriana juga mengucapkan selamat Idul Fitri. “Saya juga ucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin,” kata Iriana.

2. Megawati: lebih peduli pada sesama dan amanah

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah. Ia berharap momentum ini semakin memperkuat rasa kepedulian.

“Kita sudah berpuasa selama satu bulan berpuasa Ramadhan. Kita berharap mendapat banyak makna dan rahmat dari Allah SWT. Puasa memaksa kita menjadi lebih kuat, lebih perhatian kepada sesama dan tentunya lebih amanah,” kata Megawati dalam keterangannya, Kamis (13/2). / 5) / 2021).

Ia menuturkan, pada lebaran tahun ini masih ada pembatasan akibat pandemi Covid-19. Jadi mereka tidak bisa bersatu kembali dengan keluarga besar dan teman-teman mereka.

Meski demikian, Megawati berharap semua orang tetap yakin bahwa kebahagiaan tetap bisa tercipta di hari sehat itu.

Dan kita harus tetap mensyukuri segala nikmat dan anugrah dari Allah SWT. Sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk menyerah, tidak larut dalam kesedihan yang berkepanjangan, karena kita adalah bangsa yang kuat, bangsa yang berani bersinergi untuk berprestasi. tujuan bersama. ”kata Megawati.

Ia pun berharap Idul Fitri kali ini bisa saling berbagi kebahagiaan.

3. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto: Membangun Persaudaraan Bangsa

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan seluruh jajaran Direksi PDI-P Pusat mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri.

“Saya minta maaf secara fisik dan spiritual,” kata Hasto.

Ia mengatakan, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat Indonesia agar Idul Fitri menjadi pendorong untuk membangun persaudaraan nasional, mempererat persahabatan sejati seluruh anak bangsa.

Hasto juga memperkuat semangat Hubbul Wathan Minal Iman dengan bersama-sama menjadikan Idul Fitri ini sebagai ungkapan spiritualitas tertinggi seluruh rakyat Indonesia.

“Jadi mari perkuat semua tradisi Islam seperti Rahmatan Lil Alamin, dan bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kita ciptakan Nusantara Islam yang maju untuk Indonesia Raya melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, mengedepankan riset dan inovasi,” ujarnya. Hasto.

4. Anies Baswedan: acara pengendalian diri

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan momentum hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijiriah bisa dijadikan sarana pengendalian diri untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menurutnya, selama bulan Ramadhan semua pihak berusaha mengendalikan diri. Dan dengan Idul Fitri memberikan momentum yang tepat untuk dapat mengontrol Anda dari pertemuan atau pertemuan fisik.

“Sembari berpuasa kita melatih pengendalian diri dan sekarang saatnya kita melatihnya. Jangan mau berkumpul dan bersentuhan fisik,” kata Anies seperti dikutip Antara, Kamis (13/5/2021).

Ia juga mengapresiasi orang-orang yang masih bisa menahan diri, terutama mereka yang tidak pulang dan bepergian.

“Anda adalah petarung dalam pertempuran melawan Covid-19 dan untuk itu kami ucapkan terima kasih dan penghargaan,” kata Anies.[liputan6.com]

var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];

if (d.getElementById(id)) return;

js = d.createElement(s); js.id = id;

js.src = "https://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8";

fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);

}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Pesan Idul Fitri dari Jokowi, Megawati hingga Anies di Tengah Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *