Platform Belajar Keuangan Baru Berbasis Edutech

33

Platform Belajar Keuangan Baru Berbasis Edutech

loading…

JAKARTA – Prestasi Junior Indonesia (PJI) & Bank HSBC berkolaborasi membikin fasilitas belajar berbasis edutech (edukasi technology) interaktif bertema Anak Pintar.

Program edutech ini didesain untuk menaikkan pemahaman anak, khususnya siswa siswi Sekolah Dasar (SD) kelas 3,4,& 5 soal keuangan & nilai-nilainya

Program Manager for West Region PJI, Utami Herawati, menerangkan bahwa sesungguhnya program ini telah berjalan semenjak 3 tahun lalu.

“Program anak smart  ini telah masuk ke tahun ke-3. Kita adakan secara berangsur, dulu lewat buku cerita & permainan, lalu melalui tab mengunjungi ke sekolah-sekolah, akhirnya sekarang online,” ucap Utami waktu dijumpai dibilangan Senayan, Selasa (6/11/2018)

Dalam  anakcerdas ada banyak opsi yang sesuai dengan masing-masing tingkat kelas, makin tinggi tingkatnya akan kian kompleks hal yang dipelajari. Tetapi ketiganya tetap saling terhubung.

Pengunaan servis berbasis website yang cuma dapat diakses melalui Komputer atau notebook saja dipilih supaya dapat digunakan semua masarakat diberbagai tempat.

Baca Artikel Lainnya:  Facebook dan Twitter Blokir Ribuan Akun Asal Iran

“Kami ingin manfaat edutech Anak Pintar bisa dinikmati oleh masarakat luas, nggak terbatas pada sekolah-sekolah yang terjangkau program literasi keuangan kami. Ini sesuai dengan tekad bulat Bank HSBC Indonesia yang Ikut menaikkan literasi keuangan masarakat Indonesia. Kami percaya literasi keuangan ialah kunci bagi pembangunan sosial & ekonomi yang berkelanjutan,” kata Nuni Sutyoko, Head of Corporate Sustainability, Bank HSBC Indonesia.

Kecuali itu menurut ahli kejiwaan anak & Famili dari Universitas Indonesia, Anna Surtiariani, menceritakan bahwa pengunaan Komputer atau notebook dari segi kontrol dari orang tua atau guru lebih mudah.

“Anak kecil dapat main dimana saja dengan hp, sedangkan Komputer notebook tdk dibawa kemana mana, layarnya lebih lebar, dibandingkan gadget, relativ lebih stabul. Kecuali itu akan memudahkan kontrol apakah anak betul belajar atau cuma main-main,” kata Anna.

(wbs)

by Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *