PMKRI Makassar Gelar Diksusi `Taktik Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19`

PMKRI Makassar Gelar Diksusi `Taktik Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19`

Makassar, Warta Batavia – Perhimpunan Maha siswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Sanctus Albertus Magnus menggelar dialog online dengan tema` Taktik Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19`. Makassar,(22/05/2020)

Dialog ini dihelat dalam rangka menyaksikan usaha pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di masa pandemi sekaligus merespon pernyataan organisasi pangan dunia bahwa akan terjadi krisis pangan selama wabah Covid-19 berlangsung.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Makassar, Pius Yolan sebagai moderator dialog menerangkan, aktifitas sukses Dilakukan sesudah melalui proses kajian panjang secara internal. Kecuali itu, PMKRI Makassar ingin menyaksikan sejauhmana pemerintah berusaha menjaga pasokan pangan selama masa krisis bencana non alam ini terjadi.

Peserta diksusi mengenai hal pangan ini, tidak cuma diikuti oleh member biasa dari PMKRI Makssar. Selama dialog online berlangsung, tampak datang peserta dari luar kota Makassar yang mempunyai keprihatinan bersama-sama berhubungan dengan problem ketersedian pangan selama Covid-19.

Aktifitas dialog kali ini, menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, Member Komisi IV DPR RI Periode 2019-2024, Andi Akmal Pasluddin, Member Komisi IV DPR RI Periode 2019-2024, Yohanis Fransiskus Lema, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikuktura dan Perkebunan Sulawesi Selatan, Andi Ardin Tjatjo, dan Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI St. Thomas Aquinas Periode 2020-2022, Benidiktus Papa.

READ
Jangan Panik, Kesadaran Kita Berbarengan Cegah Covid-19

Andi Akmal Pasluddin dalam pemaparan materi menerangkan, di tengah wabah ini yang kita belum tahu secara pasti kapan berakhir, ancaman ketersedian pangan mulai dinikmati.

Untuk itu Penting antisipasi dan beberapa taktik Inti seperti menyusun rumusan reorentasi keputusan strategi dan program pembangunan pertanian, menyusun program pemberdayaan masarakat (petani) yang bersifat padat karya dengan model cash for work, serta menjamin ketersediaan dan akses pangan bagi masarakat dengan harga yang terjangkau.

Eks member DPRD Prov. Sulsel itu juga menyampaikan, dalam konteks covid-19, pertahanan yang paling taktik ialah kecukupan pangan bagi masyrakat.

Sementara itu, Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema panggilan akrabnya menyampaikan, secara nasional, ada beberapa daerah yang cocok dengan tanaman pangan ada pula yang tidak sesuai. Itu sebab keadaan masing-masing daerah.

Sebab itu, kita menanamnya dilahan yang amat cocok. Maha siswa jangan sungkan-sungkan bila ingin bekerja sama dengan dinas tanaman pangan.

Narasumber lain, Andi Ardin Tjatjo dalam pemaparan materinya menyampaikan, selama pandemi Covid-19, Sulawesi Selatan sendiri Adalah bagian daerah penghasil pangan.

Sulsel pun Adalah produksi jagung terbesar di wilayah Timur dan terbesar ke-4 nasional. Ketersediaan jenis-jenis pangan Inti/pokok secara umum diperkirakan baik. Akan tetapi, turunnya daya beli melemahkan akses dan utilisasi pangan.

Untuk itu, dipastikan distribusi fasilitas produksi tiba ditangan petani. Gerakan Pengendalian OPT, Percepatan Olah Tanah & Percepatan tanam padi (rehabilitasi jaringan irigasi tersier, irigasi perpipaan dan perpompaan, pengembangan infrastruktur pertanian di pedesaan.

READ
Perjanjian dengan Israel dan AS Sepenuhnya Batal Kalau Tepi Barat Dianeksasi

Kecuali itu, Penting ada aktifitas padat karya perkebunan, pembelian hasil produksi petani minimal sesuai harga dasar untuk berikutnya diberikan untuk gugus tugas covid-19 untuk diberikan untuk masarakat.

Karena, ditengah badai covid-19, petani tidak boleh berhenti. Aktivitas petani tetap berlanjut sebab petani ialah katub pengaman ekonomi.

Adapun Ketua PP PMKRI, Benidiktus Papa, dalam pemaparan materinya menerangkan bahwa Penting adanya sinergitas antara instansi terkait dengan masarakat dan PMKRI khususnya dalam hal pangan seperti tanaman hidroponik untuk menumbuhkan kreatifitas kita hari ini.

Kreativitas mempunyai banyak manfaat. Kecuali mendukung kreativitas kader dalam pengembangan usaha juga mempunyai kegunaan lain yaitu menjaga keseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan tiap-tiap hari.*

 

PMKRI Makassar Gelar Diksusi `Taktik Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19`

loading...

Recommended For You

About the Author: Ahmad Zainudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *