Polisi Tetapkan Pimpinan PT Salve Veritate Tersangka Mafia Tanah

Polisi Tetapkan Pimpinan PT Salve Veritate Tersangka Mafia Tanah

POLDA Metro Jaya menetapkan 2 tersangka atas Sangkaan Perkara tindak kejahatan pemalsuan ke dalam akta autentik tanah, berdasar laporan Abdul Halim per 10 Oktober 2018. Ke-2 tersangka itu ialah pimpinan PT Salve Veritate Benny Simon Tabalajun, dan rekannya Achmad Djufri.

“Kami telah menuntaskan kasusnya. Itu laporan tahun 2018. Dengan laporan polisi nomor: LP/5471/X/2018/PMJ/Ditreskrim, tanggal 10 Oktober 2018. Telah selesai. Dan terlapor juga telah dijadikan tersangka,” ucap Kasubdit Harda Dit Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP M Gofur.

Rencananya, tim penyidik akan memanggil kembali 2 orang tersangka untuk diperiksa lebih detail.

“Kalau mangkir atas pemanggilan, polisi akan melaksanakan penjemputan paksa,” ujarnya.

Gofur menerangkan, kepolisian juga akan meminta interpol mempublish red notice pada Benny sebab tercatat tengah Ada di Australia.

“Tersangka Benny yang waktu ini menetap di Australia sudah dipanggil secara layak akan tetapi tidak datang. Hal ini akan dilanjutkan dengan pemanggilan ke-2 dan atau mungkin kalau masih mangkir akan ditunaikan penjemputan dan dibuatkan Red Notice dengan Interpol,” ucapnya.

Di sisi lain, sang pelapor, Abdul Halim mengklaim percaya pihak kepolisian dapat membuka tabir Perkara mafia tanah. Apalagi, kepolisian sudah menetapkan beberapa tersangka.

“Saya percaya polisi amat profesional menangani Perkara seperti ini sesuai dengan moto Promoter dan akan memberantas mafia mafia tanah,” ujarnya.

READ
Sejumlah Menteri Melayat di Rumah Duka Ibunda Joko Widodo

“Yang pastinya saya percaya polisi tidak takut kalau ada orang kuat yang ada di belakangnya untuk melaksanakan intervensi pihak kepolisian. Apalagi telah ada tersangkanya. Tinggal tunggu sidang aja nantinya,” tambahnya.

baca juga: Jaksa Agung Ajak Masarakat Kawal Perkara Jiwasraya

sebelum ini, Sangkaan Perkara tindak kejahatan pemalsuan akta tanah berawal dari masalah sengketa tanah antara Abdul Halim dengan Benny seluas 52.649 meter persegi di Kampung Baru RT09/08, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung Kota, Jaktim. Waktu hendak melaksanakan proses penerbitan sertifikat tanah di kantor Dinas Pertahanan Jaktim, pihak dinas pertahanan mengumumkan bahwa sudah terbit 38 SHGB atas nama PT Salve Veritate yang Adalah perusahaan dari Benny. Langkah hukum pun diambil Abdul untuk membongkar usaha pemalsuan tanah oleh Benny yang dibantu oleh Achmad. (OL-3)

 




Polisi Tetapkan Pimpinan PT Salve Veritate Tersangka Mafia Tanah

loading...

Recommended For You

About the Author: Hendro Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *