PPKM Darurat, Menko PMK: Bansos Tunai Sudah Disalurkan Secara Bertaha

PPKM Darurat Menko PMK Bansos Tunai Sudah Disalurkan Secara Bertaha PPKM Darurat, Menko PMK: Bansos Tunai Sudah Disalurkan Secara Bertaha

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, bansos kini sudah mulai disalurkan kepada penerima manfaat. Total ada 10 juta keluarga penerima manfaat, termasuk keluarga miskin baru yang terdampak pandemi Covid-19.

“Sekarang sudah cair bertahap. Artinya sudah dikirim ke rekening untuk yang melalui Bank Himbara. Sedangkan untuk PT. POS juga sudah ada penyerahan langsung uang kepada keluarga penerima manfaat,” jelas Muhadjir, dikutip dalam siaran persnya, Rabu (7/7) 7/2021).

Penyaluran bansos pada masa pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) diyakini akan lebih baik dibandingkan pada masa PSBB yang ketat di awal pandemi. Sebab, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) lebih baik diverifikasi dengan penyaluran bansos tahun lalu.

“Insya Allah data saat ini jauh lebih akurat dan dapat diandalkan dibandingkan data tahun lalu,” ujarnya.

Diakui Muhadjir, banyak kasus tumpang tindih data penerima bantuan yang salah sasaran dan menerima bantuan ganda selama penyaluran bansos tahun lalu. Pasalnya, penyaluran bansos saat itu dilakukan melalui pendataan melalui musyawarah RT, RW dan kelurahan tanpa verifikasi di tingkat kabupaten-kota.

“Nah, untuk saat ini kita sudah bereskan semuanya, sempurnakan dan sekarang tinggal check out di lapangan saja,” ujarnya.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya pengendalian penyaluran bantuan tunai agar dana yang disalurkan pemerintah tidak sampai ke rekening penerima saja. Sebab, pemerintah ingin dana bantuan tunai digunakan untuk mendorong perekonomian.

“Pertama, dana yang dikirim melalui Bank Himbara tidak hanya harus dikirim. Pastikan terkirim. Artinya penerima sudah mengetahui ada uang di rekeningnya dan langsung mengambilnya, membelanjakannya dengan benar, benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. misi kesejahteraan pemerintah,” katanya.

Cek bantuan tunai

BACA JUGA :   Penjelasan Wamenag soal Kontroversi Doa Semua Agama di Kemenag

Selain itu, Muhadjir juga menekankan peran serta masyarakat pihak RT dan RW untuk turut serta mengontrol penyaluran bansos tunai. Ini harus dilakukan agar tidak terjadi kecurangan.

Misalnya dengan memajang nama-nama penerima bantuan di kantor desa agar transparan dan semua orang bisa tahu siapa yang menerima bantuan. Dengan begitu, masyarakat juga bisa mengetahui jika ada tindakan penyelewengan dana bantuan tunai.

“Saya kira pengendalian yang paling tepat sebenarnya adalah pengendalian sosial dari warga masyarakat itu sendiri. Dengan cara ini, insya Allah penyaluran penyaluran dalam rangka mengatasi darurat PPKM dari perlindungan dari aspek kurang mampu bisa baik-baik saja.” , ia telah menyatakan. Muhadjir.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerapkan kebijakan darurat PPKM sejak 3 hingga 20 Juli 2021 di Jawa dan Bali untuk menekan jumlah kasus Covid-19 yang belakangan terus meningkat. Jokowi memerintahkan percepatan penyaluran bansos untuk mendukung perekonomian masyarakat di tengah masa darurat PPKM.[liputan6.com]


PPKM Darurat, Menko PMK: Bansos Tunai Sudah Disalurkan Secara Bertaha

Recommended For You

About the Author: Hendro Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *