PPKM Mau Dilonggarkan 26 Juli? Ini 4 Syarat Pemerintah

PPKM Mau Dilonggarkan 26 Juli Ini 4 Syarat Pemerintah PPKM Mau Dilonggarkan 26 Juli? Ini 4 Syarat Pemerintah

PPKM darurat yang berganti nama menjadi PPKM Level 3-4 diperpanjang hingga 25 Juli. Jika kasus COVID-19 turun, pelonggaran akan dilakukan pada 26 Juli.

Menurut Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, pelonggaran akan dilakukan jika kasus COVID-19 mereda. Selain itu, tingkat hunian rumah sakit juga harus turun di bawah 80%.

“Relaksasi akan terjadi jika penularan COVID melambat dan tingkat hunian tempat tidur menurun hingga 80% secara konsisten untuk beberapa waktu,” kata Jodi dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Namun, Jodi mengingatkan, kondisi itu juga bisa berbalik jika penularan COVID-19 tidak berkurang dan okupansi rumah sakit di atas 80 persen. Bukan tidak mungkin, PPKM akan tetap dilaksanakan meski ketat.

Menurut dia, ada empat faktor yang akan menjadi pertimbangan dalam menentukan relaksasi atau kekakuan, mulai dari tingkat penularan penyakit hingga kemampuan memberikan bantuan sosial (bansos).

“Keputusan untuk membatasi atau melonggarkan merupakan kombinasi dari empat faktor: tingkat penularan penyakit, daya tanggap fasilitas kesehatan, psikologi masyarakat, dan kemampuan pemerintah untuk memberikan bantuan sosial,” kata Jodi.

Jodi juga menjelaskan bagaimana pemerintah menentukan tingkat PPKM yang berlaku, mulai dari level 1 hingga level 4. Hal pertama melihat kasus konfirmasi positif per 100.000 penduduk per minggu untuk melihat tingkat penularan penyebaran COVID-19.

Selain itu, pemerintah juga akan menghitung kekuatan fasilitas kesehatan yang ada dengan menghitung jumlah kasus COVID-19 yang dirawat di rumah sakit per 100.000 penduduk. Selain itu, tingkat hunian rumah sakit juga akan menjadi perhatian utama. [detik.com]


PPKM Mau Dilonggarkan 26 Juli? Ini 4 Syarat Pemerintah

BACA JUGA :   Breaking News: Habib Rizieq Divonis 8 Bulan Penjara Terkait Kasus Kerumunan di Petamburan

Recommended For You

About the Author: Hendro Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *