Presiden Joko Widodo Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Diposting pada
Views: 26
Read Time:1 Minute, 25 Second

Presiden Joko Widodo Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Proyek tersebut Adalah rehabilitasi jaringan irigasi setempat agar senantiasa berfungsi dengan baik dan untuk menyokong program lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah.

Dalam perjalanan ke tempat pengembangan lumbung pangan nasional di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau dari Kabupaten Kapuas pada Kamis siang, 9 Juli 2020, Presiden Jokowi meninjau pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau.

Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menhan Prabowo Subianto, dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyaksikan proses pembangunan dari atas jembatan kayu.

Tampak Menteri PUPR menerangkan proses pembangunan irigasi dengan nilai anggaran kira-kira Rp9,8 miliar tersebut ke Presiden Joko Widodo.

Proyek tersebut Adalah rehabilitasi jaringan irigasi setempat agar senantiasa berfungsi dengan baik dan untuk menyokong program lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah.

seusai meninjau selama sekira 15 menit, Presiden dan iring-iringan meneruskan perjalanan ke tempat pengembangan lumbung pangan nasional di Belanti Siam. Tetapi, tidak berapa lama, Presiden kembali menghentikan perjalanannya dan turun di Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, untuk menyaksikan pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Rawa Belanti I dengan luas baku 3.545 hektare.

Di tempat tersebut, Presiden juga meninjau perbandingan 3 lahan dengan keadaan yang sudah sukses ditanam, lahan memerlukan rehabilitasi, dan lahan yang masih memerlukan proses clearing.[presidenri.go.id]

READ  Sebaran 59.394 Perkara Positif Corona di 34 Provinsi pada 2 Juli 2020


Presiden Joko Widodo Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *