Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA DUNIA / Rahasia Kecerdasan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari

Rahasia Kecerdasan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari

/
/
/
31 Views

Rahasia Kecerdasan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari

Gelar Hadratusyeikh yang disandang oleh KH. Hasyim Asyari bukanlah sembarang gelar. Untuk memperoleh gelar yang artinya Mahaguru tersebut,seseorang mesti hafal Kutubusittah dan menguasai ilmu Rijalul Hadits. Di Indonesia ini waktu itu cuma ada 2 orang, yaitu Kyai Hasyim Asyari dan Syaikhoh Fatimah. Sedemikian disampaikan oleh Gus Muwafiq dalam acara Majelis Ahad Wage yang dihelat di Gedung PWNU DIY, Ahad (05/11).

Berkat kesanggupan itu, kata Gus Muwafiq, seluruh orang menghormati Kyai Hasyim, baik itu orang-orang yang belajar di Makkah maupun orang-orang yang ada di Nusantara.

“Seluruh orang tahu standar keilmuan Kyai Hasyim seperti apa waktu di Makkah. Yang di sini, juga tahu, jika Kyai Hasyim itu bukan sembarang orang. Seluruh tahu, waktu mondok di tempat Kyai Kholil Bangkalan di Madura, Kyai Hasyim itu tidak pernah mengaji. Tetapi jika disuruh ngaji, pinter,” gamblang Gus Muwafiq yang disambut tawa oleh jemaah yang datang.

Gus Muwafiq menerangkan bahwa Kyai Hasyim tidak mengaji bukan lantaran malas. Tetapi sebab senantiasa dimintai tolong sama gurunya Kyai Kholil Bangkalan waktu hendak mengaji.

“Jikalau mau mengaji, Kyai Kholil bilang sama Kyai Hasyim, ‘Syim, Bu Nyai mau masak, tapi nggak punya kayu. Carikan Syim. Syim Bu Nyai mau masak nggak ada air, ambilkan Syim’” ucap Gus Muawafiq menirukan Kyai Kholil.
Kyai Hasyim tanpa membantah, lanjut Gus Muwafiq, langsung berangkat. sesudah pulang, mau ngaji ke Kyai Kholil. Kyai Kholil menjawab Wallahu A’lam Bis-Shawab. Senantiasa begitu. Jadinya Kyai Hasyim tidak punya waktu untuk mengaji. Tetapi jika diminta untuk mengaji ya pinter.

“Barangkali itulah kurikulum wali. Pelajaran wali itu kan lewat frekuensi. Tinggal menyesuaikan frekuesi. Jikalau frekuesinya telah sama, maka nyambung. Itu seperti Hardisk dan Flashdisk saja. Tinggal copy paste telah jadi,” kata Gus Muwafiq yang disambut gelak tawa para datang.

Bagaimana agar frekuensi itu dapat sama? lanjut Gus Muwafiq, sebab murid tidak punya suudzon dengan guru. “Lha jika zaman now, banyak sekali murid suudzon sama gurunya. Malahan banyak Perkara orang tua yang mengabarkan guru-guru,” gamblang Gus Muwafiq.

Pada Peluang tersebut, Gus Muwafiq juga menerangkan bahwa Kyai Hasyim mempunyai akhlak dan adab yang luar biasa dengan Nabi Muhammad Saw.

“Selama di Makkah, seluruh orang tahu, Kyai Hasyim tidak pernah menggunakan sandal dan tidak berak di tanah suci. Jikalau mau berak, mesti keluar dari tanah suci,” jelas Gus Muwafiq.
Kalau ditanya alasannya, kata Gus Muwafiq, Kyai Hasyim menjawab, nggak enak menggunakan sandal dan berak di tanah suci. Ada makam Nabi Muhammad Saw.

“Semasa hidupnya, Bung Karno jika ziarah ke makam Kyai Hasyim, juga senantiasa lepas sandal sebab menghormati Kyai Hasyim. Bung Karno tahu, begitu besar jasa Kyai Hasyim untuk republik ini,” tandas Gus Muwafiq. (Rokhim)

Source: bangkitmedia.com

Rahasia Kecerdasan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari

Rahasia Kecerdasan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar