Ranking Power Angkatan bersenjata Indonesia Nomor 16 Ungguli Israel

alexametrics

Ranking Power Angkatan bersenjata Indonesia Nomor 16 Ungguli Israel

loading…

JAKARTA – Ranking power angkatan bersenjata dunia teranyar tahun 2019 versi Global Firepower memposisikan Indonesia Ada di nomor 16 dari 137 negara di dunia. Peringkat itu pas di atas angkatan bersenjata Israel yang Ada di urutan 17.

Amerika Serikat (AS) masih Ada di urutan puncak atau nomor 1, di susul Rusia, China, India, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, Turki, Jerman, Italia, Mesir, Brazil, Iran dan Pakistan.

Pada tahun 2018, peringkat power angkatan bersenjata Israel Ada di urutan nomor 16. Artinya, tahun sekarang mengalami penurunan.

Data peringkat Global Firepower ini juga mengejutkan, sebab musuh bebuyutan Israel malah Ada di nomor 14 atau unggul 2 peringkat di atasnya. Terlebih, Iran tengah dihantam sanksi besar-besaran oleh AS semenjak November 2018.

Data peringkat yang dilansir SINDOnews.com, Senin (12/8/2019), juga juga mencantumkan anggaran pertahanan Israel yang mencapai USD19,6 miliar, jauh melebihi banyak negara di peringkat 20 besar dunia. Adapun anggaran pertahanan Indonesia di situs tersebut tertulis USD6,9 miliar.

Data peralatan angkatan bersenjata Indonesia yang ditulis situs tersebut di antaranya tank perang 315 unit, kendaraan perang armor 1.300 unit, self-propelled artilerry 141 unit, towed artillery 356 unit, proyektor roket 36 unit dan bermacam persenjataan lain termasuk jet perang, kapal selam dan kapal perang.

Peringkat Global Firepower mempergunakan lebih dari 55 faktor untuk menentukan peringkat suatu negara, yang memungkinkan negara-negara yang lebih kecil, lebih maju secara teknologi untuk bersaing dengan negara-negara yang lebih besar. Stabilitas keuangan suatu negara diperhitungkan selaku faktor penentu. Faktor inilah yang mungkin membikin Iran menduduki posisi 14 besar.

Pemeringkatan ini cuma didasarkan pada hitungan total Tentara, hitungan total senjata yang dipunyai suatu negara, dan faktor-faktor lain seperti geografi, sumber daya alam, dan industri lokal. Senjata atau cadangan nuklir tidak diperhitungkan.

(mas)

Source by Agus

You might like

About the Author: Agus Mulyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *