Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh akan Dikarantina

18829908 29e9 4811 89dc 7f57133d0712

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh akan Dikarantina

Para pengungsi Rohingya menyemarakkan sebuah pasar di Kamp Kutupalong, Ukhia, Bangladesh, pada 15 Mei 2020. Sumber foto: Presstv

Kutupalong,Warta Batavia—Menurut laporan para petugas kesehatan Bangladesh, ada kisaran 15.000 pengungsi Muslim Rohingya yang tinggal di kamp-kamp padat Bangladesh akan cepat dikarantina menyusul Sangkaan masuknya wabah virus Corona di antara para pengungsi.

Petugas kesehatan senior di wilayah Cox’s Bazar, Toha Bhuiyan, menjelaskan pada Selasa (26/5) kemarin bahwa otoritas setempat sudah menutup akses jalan, termasuk jalan-jalan kecil ke 3 kamp pengungsi.

“Belum ada infeksi kritis. Kebanyakan memperlihatkan adanya gejala di pernafasan. Kami sudah membawa para korban ke ruang isolasi dan mengkarantina Famili mereka,” ujar Bhuiyan.

Baca juga:

China Produksi Masker yang Dapat Bersihkan Diri Sendiri

Dubes China untuk AS: Ada Perkara Positif Corona sebelum Wuhan

Bhuiyan mengklaim, waktu ini para petugas tengah melaksanakan uji test untuk melacak orang-orang yang terinfeksi dan siapa saja yang sudah berhubungan dengan mereka.

Awal April lalu, otoritas setempat sudah menerapkan lockdown di wilayah Cox’s Bazar, sesudah beberapa orang di luar kamp dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Mahbubur Rahman, ketua petugas kesehatan wilayah itu menyebut pengetatan di tempat masuk kamp-kamp pengungsi sudah diberlakukan.

“Kami amat kuatir sebab kamp-kamp pengungsi Rohingya amat padat. Kami menduga penyebaran virus sudah di tengah kamp sudah terjadi,” terang Rahman.

Para aktivis kemanusiaan yang bekerja di wilayah itu mengklaim kuatir kalau penyebaran virus Corona di kamp-kamp padat tersebut dapat memicu terjadinya bencana kemanusiaan.

walaupun otoritas Cox’s Bazar sudah mempersiapkan pusat isolasi dengan kemampuan lebih dari 700 pasien Covid-19, akan tetapi pusat isolasi itu belum dilengkapi dengan kasur dan ventilator yang cukup.

Ratusan ribu pengungsi Rohingya sudah terusir dari Myanmar pada 2017 silam, bakda terjadinya tindak aksi anarkis di kampung halaman mereka di provinsi Rakhine yang disponsori oleh pemerintah Myanmar. Kebanyakan Rohingya menyelamatkan diri ke Bangladesh, sebagian ke India, Thailand, Malaysia, dan sejumlah negara di Asia Tenggara.

Atas tindakan tersebut, pemerintah Myanmar sekarang berhadapan dengan tuntutan genosida di pengadilan internasional Den Haag.(fd/Presstv)


Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh akan Dikarantina

loading...
READ  McDonald's Tutup, Erick Thohir Buka-bukaan Planning Rombak Sarinah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *