7cc89e551d03b0a0e9ab40d60bbd077c 1
7cc89e551d03b0a0e9ab40d60bbd077c 1

Rizal Ramli, Publik figur Egaliter yang Sering Disalahpahami

Diposting pada 25 views

Rizal Ramli, Publik figur Egaliter yang Sering Disalahpahami

Jakarta, Warta Batavia Bagian putera the best bangsa Indonesia ini telah malang melintang selaku aktivis, peneliti, ekonom dan politisi. Dialah Rizal Ramli, yang telah mewakafkan hidupnya bagi bangsa dan rakyat Indonesia.

Mempunyai banyak titel, akan tetapi bagian publik figur bangsa ini tetap seorang yang rendah hati. Dia siap dikritik, dikoreksi bahkan didemonstrasi. Penampilannya senantiasa egaliter, atau tidak membedakan seseorang berdasar suku, agama, ras, golongan maupun kedudukannya dalam masarakat.

Semangatnya untuk mencerdaskan, mensejahterakan, memberdayakan dan memajukan bangsanya amat kuat. Dia tanpa kenal lelah memperjuangkan apa yang diyakininya selaku sebuah kebenaranya, walau mempertaruhkan hidupnya, nyawanya sekalipun.

Sebab itu, orang sering kali salah memahami Rizal Ramli. Orang beranggapan bahwa Bang RR – sapaan Rizal Ramli – seorang yang haus akan jabatan. Padahal, hal itu tidak pernah terlintas dalam pemikirannya.

Buktinya, ekonom senior yang amat menganggumi Presiden Soekarno dan Cawapres Muhammad Hatta itu, ditawari bermacam jabatan. Akan tetapi, Rizal Ramli bergeming.

Masa Presiden BJ Habibie misalnya, dia ditawari untuk jadi bagian menteri, namua ditolak. Seperti ini pun zaman Presiden Abdurrahman Wahid pernah ditawari jadi Ketua BPK dan Dubes Amerika, dan juga ditolaknya. Baru lantas Gus Dur meminta Rizal Ramli untuk ketiga kalinya agar dia mau jadi Ketua Bulog dan Menteri Perekonomian. Permintaan itu pun diterima Rizal Ramli.

READ
Joko Widodo Minta Rakyat Tidak Takziah dan Mendoakan Almarhumah di Rumah Masing-masing

Pada era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sama. “Saya diminta untuk jadi Menko Perekonomian, akan tetapi ‘diterpedo’ oleh eks Wapres JK,” ucap Rizal Ramli pada suatu tatkala.

Dia juga pernah ditawari untuk jadi Menteri Perindusrian, yang langsung ditolaknya.

Giliran era Presiden Jokowi, Rizal Ramli memperoleh tawaran untuk jadi menteri sebanyak 3 kali. “Zaman Presiden Joko Widodo saya Tidak mau sampai 3 kali tawaran untuk jadi Menko Maritim. Baru sesudah Pak Joko Widodo katakan ini yang minta bukan cuma Presiden, tapi rakyat Indonesia yang ingin hidup lebih baik, baru saya menerima,” ujarnya.

sesudah Rizal Ramli tidak jadi menteri, dia masih saja menerima tawaran untuk jadi Presiden Komisaris PT PLN, akan tetapi hal itu ditolaknya.

Saat ini, di tengah situasi ekonomi bangsa yang lagi carut-marut, Rizal Ramli terus menyumbangkan pemikirannya bagi bangsa dan negara ini. Walau tidak menduduki posisi di pemerintahan, Rizal Ramli mengklaim gembira sebab pemikirannya dapat diadopsi oleh pemerintahan Joko Widodo.

Analis politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang pada akhirnya mau ikut sebagian anjuran ekonom senior, Rizal Ramli dalam mengatasi dampak virus corona kepada perekonomian Indonesia.

Sebagaimana dimaklumi, dalam acara “Indonesia Lawyers Club” yang tayang pada Selasa, 17 Maret 2020, Rizal Ramli menyarakan pemerintah untuk melaksanakan realokasi APBN 2020 agar dampak virus corona kepada perekonomian Indonesia dapat diminimalisir.

READ
Pebisnis RI Bantu Erick Thohir Rp 500 Miliar Perangi Virus Corona

“Stop proyek-proyek infrastruktur besar 2020. Mesti punya nyali, jangan gengsi. Alokasikan anggaran cuma untuk bagian kesehatan, makanan dan daya beli rakyat miskin,” ucap Rizal Ramli kala itu.

Jerry berpendapat usulan eks Menko Kemaritiman itu Saat ini sudah Dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, khususnya dalam hal realokasi anggaran pemerintahan untuk ketiga bagian kesehatan, pangan, dan daya beli.

Walaupun Rizal Ramli bekerja dengan tulus bagi bangsa dan rakyat Indonesia, masih saja orang mempertanyakannya. Para buzzer misalnya terus saja melancarkan serbuan bertubi-tubi. Sampai-sampai seorang sahabatnya, yang juga Duta Besar untuk Negara Polandia, Peter Gontha, wajib ikut membela Rizal Ramli.

Dia menjelaskan, bahwa para buzzer tersebut tidak memahami karakter seorang Rizal Ramli, yang disebutnya amat setia pada cita-citanya. “Anda semua Kayak Nggak Tahu RR aja? RR itu setia kepada cita-cita,” ucap Peter Gontha. 

Rizal Ramli, Publik figur Egaliter yang Sering Disalahpahami

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *