RMINU Lampung Kawal 2.500 Santri Kembali Mondok ke Jawa Timur

RMINU Lampung Kawal 2.500 Santri Kembali Mondok ke Jawa Timur

RMINU Lampung Kawal 2.500 Santri Kembali Mondok ke Jawa Timur

Gunung Sugih, NU Online

Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Provinsi Lampung yang Adalah asosiasi pesantren NU melaksanakan pengawalan kembalinya santri untuk mondok ke Provinsi Jawa Timur.


Ketua RMINU Lampung H Hisyamuddin (Gus Hisyam) menjelaskan bahwa para santri yang dikawal kira-kira sebanyak 2.500 santri. Pengawalan para santri ini dilaksanakan secara bergelombang.


“Gelombang ke-1 ini kita berangkatkan ke Pesantren Darussalamah Sumber Sari Pare Kediri Jawa Timur. Dan pada 7 Juli yang akan datang kisaran 916 santri akan kita kawal ke Pesantren Lirboyo,” terang Gus Hisyam di sela-sela pemberangkatan gelombang ke-1, Sabtu (27/6).


Ada 3 titik tempat pemberangkatan yang tersebar di 3 kabupaten untuk gelombang ke-1 ini. Tempat tersebut ialah di Pesantren Darussaadah Lampung Tengah, Pesantren Darussalamah Braja Dewa Lampung Timur, dan di Kabupaten Tulang Bawang.


Pengawalan ini dilaksanakan RMI untuk memastikan para santri yang lembali mondok dalam kondisi sehat dan bebas dari virus Corona yang waktu ini masih merebak. Ia berkeinginan selama proses pemberangkatan sampai dengan target, seluruh santri terus menjaga kesehatan dan tidak terpapar virus.


“Para santri kita ingatkan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumah masing-masing sebelum berangkat dan membawa obat-obatan serta vitamin,” jelasnya.


RMI juga memfasilitasi para santri yang akan kembali ke pondok dalam memperoleh surat kesehatan dari Puskesmas dan proses pengecekan kesehatan termasuk rapid test. Pengecekan kesehatan yang dibuktikan dengan surat Penjelasan ini dibutuhkan untuk memberi laporan untuk pihak pesantren bahwa santri sehat.


“Sesampainya di pesantren target, para santri juga akan melewati pengecekan kesehatan ulang agar pesantren steril dari Corona,” jelasnya.

BACA JUGA :   Alhamdulillah! Bareskrim Buru Youtuber Jozeph Paul Zhang yang Diduga Menista Agama

 

Gus Hisyam menambahkan bahwa protokol kesehatan yang dibuat oleh RMI Pusat jadi panduan dalam proses kembalinya santri ini. Standar kesehatan diterapkan seperti menggunakan APD berupa menggunakan masker dan jaga jarak.


Gus Hisyam juga menerangkan bahwa sebelumnya, beberapa organisasi alumni pesantren juga telah melaksanakan pemulangan santri ke pesantren di Jawa. Melalui koordinasi dengan RMI daerah masing-masing, waktu ini santri telah Ada di pesantren dan dalam keadaan sehat.


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Syamsul Arifin

​​​​​

RMINU Lampung Kawal 2.500 Santri Kembali Mondok ke Jawa Timur
Sumber: NU-Online

Recommended For You

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *