Rupiah Melemah, BI: Dampak ke Inflasi Kecil

Diposting pada 35 views

Rupiah Melemah, BI: Dampak ke Inflasi Kecil

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, Warta Batavia— Kurs rupiah terus mengalami pelemahan seiring perlambatan ekonomi yang diakibatkan virus corona. Pada Kamis (26/3), rupiah Ada di posisi Rp 16.328 per dolar AS. Pelemahan rupiah nyaris mencapai 15 % secara year to date (ytd).

meskipun begitu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan, pelemahan rupiah cuma berdampak kecil kepada pergerakan inflasi. Hal ini memperlihatkan harga-harga, khususnya bahan makanan masih terkendali.

Baca: Rupiah Menguat ke Posisi Rp 16.500 per Dolar AS

Perry menyebutkan 4 argumentasi yang membikin inflasi masih terjaga di tengah melemahnya kurs rupiah. Ke-1, pasokan yang cukup sehingga pengaruh inflasi dair bahan makanan, khususnya volatile food, minimal.

“Ke-2, jikalau kita bandingkan antara sisi permintaan dan sisi penawaran secara agregat dalam ekonomi kita, kenaikan permintaan itu dapat dipenuhi dari kenaikan penawaran. Sehingga kesenjangan output itu buruk, dampak dari kesenjangan output kepada inflasi amat rendah,” kata dia, Kamis (26/3).

Ketiga, keputusan strategi baik yang diterbitkan pemerintah maupun bank sentral dalam menajga stabilitas bagian keuangan maupun perekonomian, memberikan kepercayaan pasar.

Ke-4, penangangan dampak penyebaran virus corona membikin pelemahan rupiah yang diakibatkan oleh kepanikan investor global kian membaik.

“Dengan kata lain, pelemahan rupiah yang terjadi sekarang ini ialah bersifat temporer, dan saya tidak percaya bagian korporasi akan naikkan harga sebab pelemahan rupiah,” ujarnya. (sh/kontan/medcom)

 


Rupiah Melemah, BI: Dampak ke Inflasi Kecil

loading...
READ
Download PDF Fiqih Kebencanaan Perspektif NU - Pedoman Relawan Bencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *