Rusia Bilang Drone AS Ditembak Jatuh di Wilayah Iran

Rusia Bilang Drone AS Ditembak Jatuh di Wilayah Iran

loading…

TEL AVIV – Rusia mempunyai data intelijen angkatan bersenjata yang mempertunjukkan pesawat tanpa awak Amerika Serikat (AS) Ada di ruang udara Iran tatkala ditembak jatuh. Hal itu dikatakan oleh sekretaris Dewan Keamanan Rusia.

Berbicara pada briefing untuk awak media di Yerusalem, Nikolai Patrushev juga menjelaskan bukti yang diusulkan oleh AS bahwa Teheran Ada di balik serbuan kepada kapal tanker minyak di Teluk Oman berkualitas negatif dan tidak profesional.

Hal itu diungkapkan oleh Petrushev sesudah melaksanakan perjumpaan 3 arah dengan rekan-rekannya dari Rusia dan Israel di Yerusalem. Ia menjelaskan Iran – sekutu Rusia – belum memberi tahu Moskow soal insiden itu, tetapi Kemenhan Rusia sudah menyimpulkan pesawat tanpa awak itu masuk wilayah udara Iran.

“Kami belum menyaksikan bukti sebaliknya,” ujarnya seperti dilansir dari Independent, Rabu (26/6/2019).

Komentar Patrushev muncul sesudah AS memberlakukan sanksi baru kepada pemimpin tertinggi Iran dan pejabat senior lainnya. Menurut Presiden AS Donald Trump sanksi itu ialah tanggapan proporsional kepada tindakan Iran yang makin provokatif.

Baca Artikel Lainnya:  Ketua DPR AS Desak Washington Redam Ketegangan dengan Teheran

Pemerintah AS mengakui bagian dari tindakan itu ialah “tidak beralasan” menembaki drone RQ-4A Global Hawk milik angkatan laut AS di wilayah udara internasional di Selat Hormuz.

Iran menjelaskan pesawat tidak berawak itu, dengan lebar sayap lebih besar dari Boeing 737 dan menelan ongkos lebih dari USD 100 juta, sudah menabrak wilayah udara teritorialnya – pengakuan yang sekarang Disokong oleh Moskow.

kecelakaan ini menandai ke-1 kalinya Iran menyerbu angkatan bersenjata AS, dan mengumumkan 1 set peta koordinat yang mengakui pesawat itu ditembak jatuh.

Baca juga: Menlu Iran Ungkap Peta Komprehensif Rute Drone AS yang Ditembak Jatuh

AS juga menyalahkan Iran atas serbuan kepada 2 kapal tanker minyak awal bulan ini di dekat Selat Hormuz, walaupun para pejabat AS sejauh ini secara publik cuma memberikan bukti lemah untuk pengakuan tersebut, yang disanggah Iran.

Ketegangan terus meningkat di Teluk semenjak Trump menarik AS dari Komitmen multilateral 2015 di mana Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi yang melumpuhkan.

Baca Artikel Lainnya:  Darwin Disebut Tempat untuk Rudal AS, Ini Jaraknya dari Indonesia

(ian)

Source by Agus

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close