Rusia: Setop Penyelidikan Kejahatan Perang AS, ICC Kehilangan Reputasinya

Breaking News 4

Rusia: Setop Penyelidikan Kejahatan Perang AS, ICC Kehilangan Reputasinya

loading…

NEW YORK – Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Gennady Kuzmin menjelaskan, Moskow ragu bahwa Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dapat mengembalikan reputasinya. Keraguan ini muncul sesudah dihentikannya penyelidikan atas tudingan kejahatan perang Amerika Serikat (AS) di Afghanistan.Pada tanggal 12 April, ICC menghentikan penyelidikan kepada kemungkinan kejahatan perang AS di Afghanistan. Penyetopan ini cuma beberapa minggu sesudah pejabat administrasi Trump mengancam akan memberikan sanksi dan menuntut para hakim ICC.ICC berpendapat bahwa sebab Washington tidak mungkin untuk bekerja sama, penyelidikan tidak akan melayani kepentingan keadilan, terlepas dari bukti bahwa kejahatan perang kemungkinan sudah ditunaikan.”Bagi mereka yang masih naif percaya pada citra bersinar ICC selaku juara keadilan, saya akan merekomendasikan supaya Anda menyaksikan keputusan para hakim dari 12 April tahun sekarang,” kata Kuzmin, dalam perjumpaan Dewan Keamanan (DK) PBB Soal Libya, seperti dikutip Sputnik pada kamis (9/5).”Ketakutan saya bahwa sesudah vonis yang begitu elegan menggambarkan ‘kepentingan keadilan’ sebagaimana dipahami oleh ICC, ICC tidak akan pernah dapat mengembalikan reputasinya. Dengan keputusan strategi peradilan ini, investigasi sehubungan dengan Libya nyaris tidak akan dapat mencapai hasil yang kredibel,” sambungnya.Terkait dengan Libya, Kuzmin menjelaskan, ICC kemungkinan akan memprioritaskan “kepentingan keadilan” dalam penyelidikannya di Libya atas kepentingan para korban dan beratnya kejahatan.Secara spesial, Kuzmin menjelaskan bahwa ICC sekarang mempunyai hak untuk tidak memulai investigasi kalau mempunyai keraguan soal kelayakan penyelidikan, mengingat kurangnya kerjasama dari pihak-pihak yang berkepentingan dan intimidasi sanksi kepada member ICC.”Kecuali itu, ICC mungkin tidak memulai penyelidikan kalau mengalami kekurangan anggaran. Tiap-tiap tahun ICC jadi faktor yang kurang signifikan di arena internasional. Tidak ada Peluang Emas dalam investigasinya, tidak ada hasil,” tukasnya.

(esn)

Source by Agus

You might like

About the Author: Agus Mulyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *