Kategori
Berita

Sandiaga Ajak Kolaborasi Kembangkan Pinisi sebagai Peluang Usaha

Eky HendrawanSandiaga Ajak Kolaborasi Kembangkan Pinisi sebagai Peluang Usaha
Menparekraf RI Sandiaga Uno dan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf saat visitasi di Desa Wisata Ara, Kabupaten Bulukumba, belum lama ini. Foto: Eky Hendrawan

BULUKUMBA – Jejeran perahu megah yang disebut Pinisi serta riuh para pengrajinnya tampak dikagumi Daeng Paca’, gelar yang disandangkan Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno, saat menyerahkan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba dan pengelola Desa Wisata Ara di Apparalang, salah satu destinasi dengan panorama pantai dengan tebing batu karts.

Ia meyakini dengan segala potensi yang dimiliki Kabupaten Bulukumba, salah satunya yakni perahu Pinisi, dapat menjadi daya tarik wisata unggulan di daerah yang dikenal sebagai Butta Panrita Lopi.

Baca Juga: Jaga Warisan Budaya Dunia, AnjaniTrip Gunakan 4 Kapal Pinisi

Bukan hanya Pinisi, demikian pula pesona alam bahari dengan hamparan pantai pasir putih dan tebing bebatuan turut diakui keindahannya oleh Sandiaga Uno. Semua itu, kata dia, merupakan anugerah Tuhan YME yang harus dilestarikan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kita lihat Danau Toba sekarang perlu Pinisi, dari mana datangnya? Talentanya dari Desa Wisata Ara, Bulukumba. Dan dari sini kita akan ekspor, bukan hanya keahlian tetapi juga keindahan alam supaya masyarakat sejahtera, terbuka lapangan kerja seluas-luasnya,” tuturnya.

Untuk itu, setidaknya ada tiga hal penting yang disampaikan Sandiaga dalam pemulihan sektor parekraf di Kabupaten Bulukumba. Yang pertama, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk menghadirkan wisata bahari, termasuk Museum Pinisi.

Pesan selanjutnya terkait permintaan Bupati Bulukumba perihal perhatian dari pemerintah pusat mengenai pengadaan bahan baku pembuatan perahu Pinisi agar para pengrajin asal Bulukumba tetap dapat berusaha dan tidak keluar Kabupaten Bulukumba untuk membangun kapal Pinisi.

BACA JUGA :   Oppo A56 5G Diumumkan, Bawa Chipset Dimensity 700 Seharga Rp 3,5 Juta

“Jadi kami akan menggandeng Kementerian Perindustrian dan Poltekpar Makassar untuk sertifikasi kompetensinya, agar kompetensi para pengrajin ini bisa langsung kita hadirkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut pesan berikutnya yaitu permintaan terhadap pembangunan Bandara Wisata di Bulukumba, yang mana dikatakan Menparekraf RI bahwa permintaan tersebut segera diajukan dalam rapat ke lintas Kementerian, khususnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

(tri)

halaman ke-1

preload video

Sindo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *