Sebut Vaksin Covid-19 untuk Pembunuhan Massal, Gus Najih Maimoen Dipolisikan

Sebut Vaksin Covid 19 untuk Pembunuhan Massal Gus Najih Maimoen Dipolisikan Sebut Vaksin Covid-19 untuk Pembunuhan Massal, Gus Najih Maimoen Dipolisikan


KH Muhammad Najih Maimoen atau Gus Najih Maimoen, putra mendiang KH Maimoen Zubair digugat karena memberikan ceramah kontroversial dan hasutan publik yang disiarkan di Youtube.

Gus Najih mengatakan vaksin Covid-19 untuk pembunuhan massal. Karena pernyataan itu, Gus Najih Maimoen ditempatkan di bawah pengawasan polisi.

Presiden Jenderal Front Kesatria Indonesia (BKN) Mohammad Rofii Mukhlis mengatakan, laporan itu akan diserahkan ke Polda Jateng besok Jumat (16/7/2021).

Pihaknya melaporkan video Gus Najih di Youtube dan grup Whatsapp.

“Kami akan melaporkan banyak tuduhan penghinaan kepada PBNU, Gus Dur, Kiai Said, Kiai Muafiq dan banyak lagi. Video terbaru mengatakan pembunuhan massal,” katanya saat dikutip Tribun Jateng, Kamis (15/7/2021).

Presiden Cyber ​​Indonesia, Muannas Alaidid, mengatakan perlu melaporkan putra ulama terkenal KH Maimoen Zubair atau Mbah Maimun.

Muannas menilai Gus Najih Maimoen telah menyebarkan berita bohong dan berpotensi memecah kesatuan.

“Alhamdulillah Gus Najih Maimun akhirnya secara resmi dilaporkan oleh BKN (Barisan Ksatria Nusantara) karena diduga menyebarkan berita bohong yang memecah belah mengatakan bahwa pemerintah Indonesia mendukung pembunuhan massal melalui vaksin covid, serta tuduhan membabi buta lainnya terhadap PBNU,” Muannas Alaidid demikian di Twitter pribadinya, Sabtu (17/7/2021).

Dalam cuitan lainnya, Muannas menyebut laporan itu lebih spesifik terkait pernyataan Gus Najih tentang skenario pembunuhan massal vaksin COVID-19.

“Mendukung pemberitaan BUKAN karena tuduhan China menguasai Indonesia, tapi hoax tentang pemerintah Indonesia yang menerapkan skenario pembunuhan massal melalui vaksin covid. Ini berbahaya,” tulisnya.

Dia mendesak polisi untuk memproses laporan bahkan jika perlu untuk menangkap Gus Najih.

“Harus dipanggil kalau perlu, tangkap, sikapnya akhir-akhir ini sangat jauh dari Mbah Maimun NU dan model kiai NU lainnya, saya pribadi mendukung proses hukum terhadapnya @divisihumaspolri,” imbuhnya.

BACA JUGA :   Astaghfirullah! Aa Gym Mencaci Teh Ninih: Kamu Musyrik, Munafik, Menuhankan Makhluk

Menurutnya, tujuan pelaporan bukan untuk memenjarakan kiai atau ulama.

Pihaknya ingin menghentikan channel Youtube yang menyiarkan ajaran Gus Najih yang menghasut, fitnah, tidak senonoh.

“Kami telah menandai Gus Najih sebagai subjek konferensi,” katanya.
Pihaknya khawatir jika konferensi kakak laki-laki Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen itu dilanjutkan, hal itu bisa dibenarkan. Dia ingin ceramah kontroversial Gus Najih dihentikan

(suara islami)


Sebut Vaksin Covid-19 untuk Pembunuhan Massal, Gus Najih Maimoen Dipolisikan

Recommended For You

About the Author: Asep Komarudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *