Selama PSBB Buruh Konstruksi Wajib Tinggal di Mess

Selama PSBB Buruh Konstruksi Wajib Tinggal di Mess

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan buruh konstruksi di DKI Jakarta mesti tinggal di mess atau lingkungan pekerjaan selama masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikerjakan di Ibu Kota.

“Misalnya di dalam bagian konstruksi maka seluruh buruh mesti Ada di dalam lingkungan pekerjaan, lingkungan proyek, dan tidak diperkenankan keluar masuk,” kata Anies di Jakarta, Kamis (9/4).

Pemerintah DKI Jakarta mempublish Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang efektif diberlakukan pada Jumat (10/4) dini hari. Dalam pergub tersebut, bagian konstruksi termasuk dalam 10 bagian bidang usaha dan servis yang tetap beroperasi di masa penerapan PSBB selama 14 hari.

Anies meminta ke pengelola proyek konstruksi berkewajiban untuk mempersiapkan tempat tinggal bagi para buruh konstruksi sehingga tidak mesti meninggalkan tempat kerja. Penyiapan Sarana bagi buruh konstruksi termasuk tempat tinggal, makan, minum, dan juga Sarana kesehatan.

PSBB yang diatur dalam peraturan gubernur tersebut pada prinsipnya meminta semua warga Jakarta selama 14 hari ke depan untuk Ada di rumah dan mengurangi atau meniadakan kegiatan-kegiatan di luar. Maksud PSBB ini ialah untuk memotong rantai penularan virus Covid-19 yang mana Jakarta pada waktu ini Adalah episenter penularan virus. (OL-12)


READ
Pekerja Janji Tidak Demonstrasi 30 April, Presiden Joko Widodo Jadi Alasannya
#Akhiri Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi support@dable.io (end in-article) -->


Selama PSBB Buruh Konstruksi Wajib Tinggal di Mess

loading...

Recommended For You

About the Author: Hendro Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *