1585148849
1585148849

Siasati Darurat Corona, NU Kota Semarang Modifikasi Aktifitas

Diposting pada 28 views

Siasati Darurat Corona, NU Kota Semarang Modifikasi Aktifitas

Semarang, Warta Batavia

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang Jawa Tengah memodifikasi sebagian aktifitas yang yang melibatkan massa atau jemaah. Langkah ini untuk mensiasati keadaan darurat corona yang trend-nya kian  meningkat belakangan ini.

 

Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang KH Hanief Ismail menjelaskan, tidak seluruh aktivitas yang melibatkan massa dijadwal ulang, tetapi dimodifikasi agar aktifitas tetap berlangsung tapi tanpa melibatkan massa dalam hitungan total besar yang datang dalam 1 majelis.

 

“Aktifitas mujahadah atau istighotsah rutin tetap di MWC, ranting, pesantren dan majelis taklim tidak dihentikan, tetap dijalankan di rumah masing-masing Nahdliyyin, atau dalam perkumpulan yang lebih kecil,” kata Kyai Hanief untuk Warta Batavia di Semarang, Rabu (25/3).

Dikatakan, selain istighosah aktifitas rutin organisasi ialah konsolidasi yang biasanya Dilakukan dengan menggelar rapat pleno maupun rapat-tapat  terbatas di kantor juga dihentikan sementara, termasuk turba ke MWC maupun ranting.

 

Tetapi seperti ini lanjutnya, bukan artinya semua aktivitas organisasi diliburkan, agar fungsi manajemen organisasi tetap berjalan aktivitas koordinasi dan konsolidasi tetap dijalankan dengan mempergunakan Sarana teknologi komunikasi digital.

 

Alhamdulillah semua pengurus NU di tingkat ranting sampai cabang mempunyai Sarana itu, sehingga koordinasi dan konsolidasi tetap dapat dilaksanakan meski tidak Ada dalam 1 majelis tanpa berhadap-hadapan langsung atau face to face,” ujarnya.

READ
Melawan Virus Corona dengan Uzlah

Dengan seperti ini lanjutnya, kendati irama atau langgam aktifitas servis organisasi berubah tidak sebagainna biasanya sebelum muncul wabah covid-19, organisasi tetap bergerak, termasuk gerakan melayani ummat melalui alat komunikasi yang ada.

 

Merespon himbauan PBNU yang meminta semua penduduk NU untuk mentaati petunjuk, imbauan, dan protokol yang sudah ditetapkan oleh pemerintah selama berhadapan dengan pandemi virus corona (Covid-19), PCNU Kota Semarang sudah berkoordinasi dengan MWC dan ranting-ranting untuk bersama-sama mematuhinya.

 

Dikatakan, protokol yang ditetapkan PBNU dan telah diwujudkan di Kota Semarang ialah menghindari kegiatan-kegiatan yang bersifat kolosal, berkumpul, dan bergerombol.  

 

“Untuk keamanan dan kenyamanan bareng, kami patuhi protokol PBNU dan imbauan pemerintah,” ujarnya.

 

Bahkan imbauan dan arahan PBNU dan perintah sudah dimodifikasi jadi bagian instrumen organisasi untuk menjalankan organisasi di tengah berlangsungnya darurat corona.

 

“Misalnya himbauan untuk memperbanyak membaca istighfar, shalawat dan berdoa memohon pertolongan untuk Allah atas munculnya wabah corona selama menjalankan aktivitas di rumah langsung digabungkan dalam bacaan-bacaan doa yang dilantunkan di kediaman Nahdliyyin,” katanya.

 

Jadi penyelenggaraan imbauan dan arahan PBNU maupun pemerintah itu dijadikan selaku bagian dari realisasi aktivitas aktifitas Nahdliyin di Kota Semarang.

 

Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz

Siasati Darurat Corona, NU Kota Semarang Modifikasi Aktifitas
Sumber: NU-Online

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *