Sindikat Penipu Ngaku Ustaz dan Jelaskan Pakai Ayat untuk Yakinkan Konsumen Beli Rumah Bersyariah
Sindikat Penipu Ngaku Ustaz dan Jelaskan Pakai Ayat untuk Yakinkan Konsumen Beli Rumah Bersyariah

Sindikat Penipu Ngaku Ustaz dan Jelaskan Pakai Ayat untuk Yakinkan Konsumen Beli Rumah Bersyariah

Diposting pada 13 views

Warta Batavia – Rumah dan apartemen syariah Amanah City Superblock yang digarap dan dijanjikan PT Wepro Citra Sentosa berlokasi di Kabupaten Maja, Banten, ternyata fiktif.

Total ada ribuan orang dengan bermacam back-ground tertipu dalam Perkara perumahan merah subsidi dan syariah.

Janji rampung pada akhir 2018, sampai Desember 2019 ini tidak menemukan kejelasan.

Moch Arianto, Suswanto, Cepi, dan Supikatun ditetapkan selaku tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
 
Pelaku Ngaku Ustaz Sampai Jual Ayat

Cepi, bagian tersangka penipuan berkedok perumahan syariah fiktif, mengklaim selaku figur publik agama waktu merayu korban.

Hal itu diungkapkan seorang korban penipuannya bernama Rekimah Cindra Rusni.

“Kami percaya sebab dia ustaz. Dia pakai ayat-ayat juga waktu menawarkan rumah itu,” kata Rekimah di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Menurut Rekimah, Cepi kerap Memperingatkan dirinya mengenai hal dosa kalau berbelanja rumah secara kredit.

Tidak cuma itu, Cepi juga menjajikan rumah yang akan dibangun di wilayah Maja, Lebak, Banten, berbasis syariah.

“Contohnya, dia bilang nanti ada kolam renang laki-laki dan wanita. Jadi dipisah gitu,” ucap Rekimah.

Dengan seluruh bujuk rayu Cepu, Rekimah akhirnya mau memesan rumah syariah fiktif yang dijanjikan.

“Saya pesan 3, yang 1 apartemen. Telah habis kira-kira Rp 99 jutalah,” katanya.

Dari hasil menipu 3.680 korbannya, para tersangka meraup untung sampai Rp 40 miliar.

ARTIKEL LAINNYA :
Gandeng LAZISNU, UPZIS PT Pindo Deli Karawang Berhasil Kelola Zakat Karyawan

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menerangkan, para tersangka menjanjikan korbannya perumahan berbasis syariah.

Sejumlah tipu daya yang dipakai ialah menjelaskan kalau rumah itu dibanderol dengan harga murah dan tanpa riba.

“Lalu mereka (tersangka) juga membikin brosur, menggelar gathering, dan membikin rumah contoh sehingga masarakat tertarik,” ucap Gatot.

“Korban dijanjikan telah terima kunci pada Desember 2018. Faktanya tidak kunjung diberikan,” lanjut dia.

Dari barang bukti spanduk yang diamankan polisi, perumahan fiktif itu bernama Amanah City Superblock.

Para tersangka menjanjikan korbannya rumah di wilayah Maja, Lebak, Banten.

Sumber : Tribunnews.com

Source link | Sindikat Penipu Ngaku Ustaz dan Jelaskan Pakai Ayat untuk Yakinkan Konsumen Beli Rumah Bersyariah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *