Ta’ati Imbauan Pemerintah, Pergunu Tiadakan Harlahnya Tahun Ini

Diposting pada 23 views

Ta’ati Imbauan Pemerintah, Pergunu Tiadakan Harlahnya Tahun Ini

LADUNI.ID, Jakarta – Sampai sekarang, hitungan total korban akibat virus corona atau Covid-19 di Indonesia berdasar data dari website KawalCovid19 menunjukan Ada 686 orang terkonfirmasi dengan rincian 601 dalam perawatan, 30 sembuh, dan 55 meninggal.

Oleh sebab itu, semua penduduk masyarkat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar rumah, khususnya yang berhubungan dengan perkumpulan dan kontak fisik. Begitu juga apa yang dilaksanakan oleh Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Perguru) yang pada tahun sekarang tidak menggelar warning harlah yang sifatnya pengumpulan massa.

Sebagaimana dilansir Laduni.id dari website nu.or.id, Rabu (25/3), PP Perguru meniakan warning hari lahirnya yang Dilakukan saban akhir Maret dalam rangka ikut inbauan pemerintah terkait pencegahan penularan virus corona atau Covid-19.

“Tadinya ada, mau dipusatkan di Palangkaraya, Kalteng sana, di rumah gubernur, cuman liat keadaan seperti ini kemarin saya komunikasi dengan Ketum. Ketum bilang, kita tetap memperhatikan anjuran pemerintah, tapi tidak usah panik-panik,” jelas Wakil Ketum PP Pergunu Aris Adi Leksono sebagaimana dikutip nu.or.id, pada hari Rabu (25/3/2020) pada jam 16.00 WIB.

Aris juga menjelaskan bahwa  para santri sehari-harinya juga ikut protokol kesehatan dari pemerintah, seperti pemeriksaan suhu badan dan mempergunakan hand sanitizer. Ari menjelaskan bahwa 2 aktifitas itu dilaksanakan pada 30 sampai 31 Maret 2020.

READ
Kyai Muadz Thohir Kajen Pasanan di Sarang dengan Kyai Maimun Zubair

“Sementara ini kita fokus melaksanakan di 2 aktifitas itu: bakti sosial dan doa bareng untuk keamanan bangsa,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, jauh-jauh hari pemerintah meminta masarakat agar tidak menggelar aktifitas yang bersifat pengumpulan massa selaku usaha pencegahan penyebaran Covid-19 lebih luas.

Kecuali daripada itu, Aris juga menjelaskan bahwa warning tetap dilaksanakan, maka cuma akan menggelar aktifitas bakti sosial, seperti membantu sekolah dalam pengadaan masker, membikin hand sanitizer, dan melaksanakan penyemprotan disinfektan.

Bukan cuma aktifitas yang bersifat bakti sosial, Pergunu juga berencana menggelar doa bareng yang bersifat lokal, seperti di Pesantren Amanatul Ummah Surabaya yang semenjak awal merebaknya Covid-19, para santri tidak pulang atau tidak berinteraksi dengan orang luar, sehingga mereka aman dari penularan Covid-19. 


Ta’ati Imbauan Pemerintah, Pergunu Tiadakan Harlahnya Tahun Ini

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *