Tanah Palestina Wajib Kembali ke Pemiliknya

Tanah Palestina Wajib Kembali ke Pemiliknya

Lebanon – Sikap Hezbollah mengenai hal problem Palestina tidak berubah dalam berhadapan dengan Kemajuan baru-baru ini di wilayah pendudukan. Sekretaris Jend. gerakan perlawanan Lebanon, Sayyed Hassan Nasrallah Menegaskan hal ini, bersikeras bahwa tanah Palestina mesti kembali ke pemiliknya yang sah.

“Palestina ialah milik rakyat Palestina, dan itu mesti kembali ke rakyat Palestina,” kata Sayyed Hassan Nasrallah dalam pidato televisi yang menandai Hari Quds Internasional pada hari Jumat (22/05).

“Posisi Hezbollah dalam problem Palestina,” katanya, “tetap sama semenjak berdirinya gerakan perlawanan beberapa dekade lalu.” Ia menambahkan bahwa usaha Israel baru-baru ini untuk merebut lebih banyak tanah Palestina akan gagal merubah sikap itu.

“Ialah Salah bagi mereka yang berpikir atau bertaruh bahwa ia dapat merubah sikap kita melalui mengobarkan perang, tindakan mematikan, sanksi atau kelaparan.”

Baca: Hizbullah Amat Siap untuk Perang dengan Israel

Komentar itu disampaikan pimpinan Hizbullah tersebut ditengah usaha baru oleh rezim Israel untuk mencaplok wilayah Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Lembah Yordan.

Planning itu, yang diperkirakan akan diluncurkan pada awal Juli, sudah berhadapan dengan kecaman internasional yang meningkat saat rezim di Tel Aviv berusaha untuk mencaplok tanah yang diambilnya secara paksa sesudah Perang 1967 dengan negara-negara Arab.

Bagaimanapun juga, rezim Israel waktu ini bertekad melakukan planning tersebut khususnya sebab memperoleh sokongan besar-besaran dari Amerika Serikat.

READ
Cerita Nyata Perjuangan Maha siswa S3 Leiden University Berbarengan LKiS Yogya

Baca: Khamenei: Seluruh Orang Wajib Bantu Perang Suci Pembebasan Palestina

“Tidak ada orang Palestina yang akan menerima planning itu dan ini ialah pukulan besar kepada Israel dan AS,” katanya.

Nasrallah menjelaskan Israel akan senantiasa tetap “tidak resmi” sebab sifatnya selaku “perampas” dan “penjajah.”

“Palestina dari laut ke sungai ialah milik rakyat Palestina dan Anda semua mesti mengembalikannya. Kami di Lebanon sudah tumbuh dengan sikap ini semenjak zaman kuno, ”katanya.

Pemimpin Hizbullah itu menambahkan bahwa perlawanan ialah satu-satunya cara untuk membebaskan wilayah Palestina yang diduduki, dan khususnya, rakyat Palestina, dan lalu semua ummat Islam bertanggung jawab untuk merebut kembali tanah suci Palestina. (ARN)


Tanah Palestina Wajib Kembali ke Pemiliknya

loading...

Recommended For You

About the Author: Asep Komarudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *