Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA INDONESIA / Tangkap Provokator Penghujat Banser Waktu Parade Ukhuwah di Solo

Tangkap Provokator Penghujat Banser Waktu Parade Ukhuwah di Solo

/
/
/
135 Views

Tangkap Provokator Penghujat Banser Waktu Parade Ukhuwah di Solo

Provokator Parade Ukhuwah di Solo yang menyebut Banser dengan Banci Serem. Foto: Islam Nusantara.

Islam Nusantara – Sebelum Parade Ukhuwah di Solo berlangsung, redaksi sesungguhnya telah sedikit cemas. Bukan sebab redaksi tidak menyokong aktifitas keagamaan, khususnya dalam rangka memperingati hari Besar Islam 1 Muharram.

Redaksi cemas sebab belakangan agama kerap kali dijadikan alat untuk kepentingan politik dan adu domba antar ummat beragama khususnya ummat Islam di Indonesia. Kecuali itu, Parade Ukhuwah walaupun bukan aktifitas HTI amat rentan disusupi HTI.

Kita sudah sama-sama tahu bahwa HTI termasuk ormas yang berbahaya dan mengancam NKRI.

Kita boleh saja bilang bahwa HTI sudah dibubarkan. Tetapi fakta yang tidak dapat ditolak, tokoh-tokoh HTI sampai sekarang terus gencar kampanye khilafah di Indonesia.

Dan jadi makin jelas waktu panitia juga mengundang publik figur HTI Felix Siauw.
Biar bagaimana pun Felix Siauw wajib terus dicegah, bukan malah diberi panggung. Felix belum pernah mengumumkan setia kepada NKRI.

Di acara Parade Ukhuwah, Felix tidak kampanye khilafah. Tetapi terus menerus memberikan Felix panggung sama halnya menjadikan Felix terus besar dan banyak pengikut. Felix andaikan sumbu yang nantinya siap meledakkan kegaduhan sesudah makin banyak pengikutnya kalau dia tidak bertaubat dan kembali ke pangkuan NKRI.

Redaksi cemas Parade Ukhuwah akan berdampak negatif bagi kehidupan keagamaan dan kebangsaan serta brothership di Indonesia. Kecemasan itu terbukti begitu ukhuwah berlangsung tadi siang.

Ke-1, pengibaran bendera tauhid jadi bahan bagi HTI untuk kampanye khilafah. Fakta ini dapat kita lihat di Twitter. Figur publik HTI seperti Shiddiq Al-Jawi dan akun-akun HTI menjadikan foto dan video parade ukhuwah untuk menghembuskan khilafah. Tagar #KhilafahWillComeBack jadi trending topic di Twitter.

Ini berbahaya. Khususnya bagi generasi muda yang suka berselancar di medsos tetapi belum dapat memverifikasi info dengan baik dan benar. Mereka akan mudah meyakini bahwa suara medsos ialah suara kebanyakan. Mereka tidak tahu bahwa medsos dapat dikendalikan untuk mempengaruhi orang.

Ke-2, parade ukhuwah ternyata dipakai oleh bagian orator untuk menghujat Banser. Narasi-narasi kebencian diperdengarkan untuk peserta parade. Parade Ukhuwah yang digaungkan untuk mempererat brothership ternyata jadi ajang untuk menghujat.

Siapapun boleh tidak setuju dengan Banser. Tetapi menghujat tidak dapat dibenarkan dengan argumentasi apapun. Terlebih hujatan itu bernada fitnah dan cuma untuk menyebarkan kebencian untuk pihak lain.

Redaksi telah menonton video hujatan itu. Bagaimana Banser diteriakkan selaku Banci Serem sebab dinilai tidak punya nyali turun ke Papua waktu terjadi kerusuhan.

Ungkapan tersebut tentu amat tidak berdasar kewarasan berpikir dan kepantasan berbicara. Bagaimana dapat Banser dihujat sebab tidak turun ke Papua, sedangkan Banser bukan TNI.

Si penghujat tidak sadar bahwa dirinya cuma berbicara berdasar nafsu tanpa tahu aturan hidup yang berpegang pada aturan hukum.

Bagi Redaksi, tidak ada pilihan lain kecuali orang itu cepat ditangkap dan diberi pelajaran. Kalau tidak dia akan makin berulah dan petingkah. [Islam Nusantara/pin]

Tangkap Provokator Penghujat Banser Waktu Parade Ukhuwah di Solo

Tangkap Provokator Penghujat Banser Saat Parade Ukhuwah di Solo

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar