Ketika Mbah Liem Klaten Sowan dan Dibentak Sunan Kudus 1
Ketika Mbah Liem Klaten Sowan dan Dibentak Sunan Kudus 1

Tatkala Mbah Liem Klaten Sowan dan Dibentak Sunan Kudus

Diposting pada 33 views

Tatkala Mbah Liem Klaten Sowan dan Dibentak Sunan Kudus

Menjelang Muktamar NU ke-28, 1989, Mbah Lim (kiai Muslim Riva’i Imampuro) rahimahullah mementingkan berkeliling Nusantara untuk berziarah untuk para wali, baik yang telah wafat maupun yang masih hidup, untuk bertawassul dan beristighotsah, merengek untuk mereka agar memohonkan untuk Allah penjagaan dan pertolongan bagi Bangsa Indonesia dan Nahdlatul Ulama.

Begitu masuk Kudus, Mbah Lim langsung menghadiahkan Fatihah untuk Syaikh Ja’far Shodiq, Sang Sunan. Terus-menerus ia menjaga sikap ta’dhim, lebih-lebih waktu mulai mendekati pesarean.

Pas waktu kakinya melangkahi pintu makam, Mbah Lim mendadak terperanjat sampai jatuh terduduk. Wajahnya pucat-pasi, kelihatan ketakutan sekali! Lalu seraya merunduk-runduk berjalan mundur menjauh, tidak jadi sowan Kanjeng Sunan.

Santri pendhereknya pun terheran-heran,

“Ada apa, Mbah?”

Mbah Lim masih gemetaran,

“Saya dimarahi…”

Dan ia pun bercerita, betapa waktu melangkahi pintu tadi, Mendadak sebuah suara membentaknya keras sekali,

“Ngapain kesini?!! Kamu kira saya nggak ikut mikir dari kemaren-kemaren?!!!”

_______
Catatan soal sumber cerita:

Dari Kudus itu Mbah Lim langsung ke Rembang dan di rumah Gus Mus berjumpa dengan Gus Dur yang Hadir dari arah lain. Saya menguping mereka membahas pengalaman Mbah Lim ini.

Penulis: KH Yahya Cholil Staquf, Katib Aam PBNU.


Tatkala Mbah Liem Klaten Sowan dan Dibentak Sunan Kudus

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *