Terbukti Rizieq Bohong Sebut Tekanan Darah Istrinya Naik Jadi 400, Netizen: Bisa Meledak Itu Pembuluh

Rizieq-s-696x392.jpg
Rizieq s Terbukti Rizieq Bohong Sebut Tekanan Darah Istrinya Naik Jadi 400, Netizen: Bisa Meledak Itu Pembuluh


Perdebatan Rizieq Shihab dan Wali Kota Bogor Bima Arya berawal saat sidang terkait pelanggaran protokol kesehatan di Ruang Sidang Negeri Jakarta Timur pada Rabu, 14 April 2021.

Rizieq Shihab memprotes pernyataan Bima Arya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan. Menariknya, Rizieq sempat mengungkapkan bahwa selama berada di rumah sakit itu seperti ketakutan akan hoax yang menyebar di media hingga tekanan darah istrinya naik menjadi 400.

Netizen terkejut, karena angka tekanan darah 400 itu terlalu tinggi dan tidak biasa.

Pernyataan Rizieq Shihab bermula saat membela diri terhadap tuduhan Bima Arya berbohong tentang kondisi fisiknya selama dirawat di RS UMMI. Rizieq Shihabura diketahui positif mengidap COVID-19.

“Jawaban nomor 9 BAP halaman 18 pada BAP tambahan bapak menyebutkan ‘karena barang bukti yang diperlihatkan penyidik ​​sebelumnya berupa rekam medis Rizieq Shihab Syihab, bahwa perkataan yang disampaikan oleh Rizieq Shihab bukanlah kebenaran atau berita palsu”, Kata Rizieq Shihab seperti dikutip dari reel.

“Pertanyaan saya adalah: mengapa di BAP bagaimana Anda bisa mengatakan saya berbohong?” Lanjut Rizieq Shihab menanyakan kepada Bima Arya.

Bima Arya kemudian menjelaskan, berdasarkan rekam medis yang diperlihatkan penyidik, kondisi kesehatan Rizieq Shihab saat dirawat di RS UMMI sebenarnya terindikasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap antigen. Rekam medis tersebut, kata Bima Arya, tidak sesuai dengan klaim Rizieq Shihab bahwa dirinya dalam keadaan sehat.

“Pertama, karena sebagai ketua satgas saya merasa RS UMMI menyembunyikannya, yang kemudian membuktikan ada laporan kondisi Habib dan semuanya sudah diteruskan kepada kami.

Kedua, Habib mengakui adanya indikasi dari dokter. Ini yang diperiksa dokter dan dikatakan ada indikasi COVID-19, ”jawab Bima Arya.

BACA JUGA :
Undang Rocky Gerung Bahas Dana Haji, Mata Najwa Kena Sindir Denny Siregar

Rizieq Shihab tidak puas dengan tanggapan Bima Arya. Sebab menurutnya, indikasi COVID-19 sudah pasti tidak positif untuk mahkota. Ia mengaku saat membuat video testimoni pengobatan di RS UMMI, kondisi dirinya sangat baik. Lebih lanjut, saat itu pihaknya belum menerima hasil tes PCR yang dilaksanakan pada Jumat 27 November 2020 siang.

“Akhirnya (video testimonial) saya bilang kenapa saya minta pulang atas permintaan saya, karena kami merasa sudah bugar, saya merasa bugar, apa yang saya rasakan, bukan dokter,” kata Habib Rizieq.

“Karena saya sudah bugar, saya keluarkan infusnya, saya bebas makan dan minum, tanpa pantangan, tanpa usaha, tanpa batuk. Hasil tes semua bagus dan PCR belum dipublikasikan. (Tapi) ada sudah diperiksa penyidik. Tadi Saudara bilang Habib bohong, ada di BAP Saudara, bohongnya mana? ”lanjut Habib Rizieq.

Saat memutuskan keluar dari RS UMMI, Rizieq Shihab mengaku belum menerima hasil tes PCR yang dilakukan tim MER-C. Jadi, dengan tubuhnya yang bugar, dia memutuskan untuk pulang. Apalagi selama di RS UMMI, Rizieq Shihab mengaku tidak nyaman karena banyak tekanan, seperti informasi yang menghubunginya dalam kondisi kritis.

“Kalau saya dapat hasil PCR Habib COVID-19, saya katakan saya sehat, saya bohong, saya harus dituntut, saya harus masuk penjara, saya bersedia, saya bahagia. Namun baru pada PCR tanggal 27, 28 saja tidak ada hasil. Karena ada tekanan di luar, ada wawancara dengan kamu, di TV, ada media hoax yang mengatakan bahwa saya mati, mati, sekarat. Istri saya khawatir, cemas, darah istri saya berubah dari 150 menjadi 400. Ini bahaya, saya telah memutuskan bahwa jika saya pulang, ini nama saya untuk diperlakukan dengan teror, jadi di mana kebohongannya? Kata Habib Rizieq.

BACA JUGA :
Riyadloh: Satu-satunya Ajaran Radikal dalam NU

Ia kemudian meminta kepada Bima Arya untuk jujur ​​apakah benar perkataannya itu bohong atau tidak. Sebab jika tidak, Bima Arya diminta mencabut pernyataannya.

“Sebaiknya jujur ​​saja, kalau mengaku ya saya akan bohong atau mengatakan saya melakukan kesalahan kalau sudah selesai. Ini fakta penting persidangan. Saudara bisa mencabut keterangannya di sini,” kata Rizieq.

Bima Arya pun membenarkan pernyataannya bahwa apa yang dikatakan Rizieq Shihab saat itu tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Tekanan darah 100

Sejumlah netizen di media sosial mempertanyakan ketegangan istri Rizieq Shihab.

Ini karena tegangan 400 tidak biasa. “Maaf maaf maaf … teman saya meninggal 400 orang,” tulis seorang netizen.

“Tekanan darah 400, semua pembuluh darah meledak,” tulis netizen lainnya.

“Voltase 400, bisa meledakkan kepalamu,” jelas netizen lainnya.

“Bukankah voltase hanya sampai 300?” netizen lain yang terkejut bertanya.

(Warta Batavia)


Terbukti Rizieq Bohong Sebut Tekanan Darah Istrinya Naik Jadi 400, Netizen: Bisa Meledak Itu Pembuluh

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *