Tips Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

Tips Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

Jakarta, Warta Batavia – Berikut ini adalah Tips Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi Covid-19. Wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) adalah pandemi global yang sangat ditakuti di dunia manapun.

Pandemi Covid19 telah memakan korban jiwa sebanyak 211.326 orang per 28 April 2020 di seluruh dunia. Oleh kartena itu wabah Covid-19 mesti dicegah salah satunya dengan menjaga kesehatan tubuh.

Masuk bulan suci Ramadhan 2021, pandemi ini belum berakhir, begitu juga di Indonesia. Karena itu, saban orang yang menjalankan puasa mesti tetap memperhatikan kesehatan. Di antaranya waktu menyantap menu berbuka puasa.

Tips Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi

Tips Sehat Berbuka Puasa di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Ahli Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Warga (FKM) Universitas Indonesia (UI), dr Syahrizal Syarif menerangkan, kalau berbuka puasa kalau bisa jangan makanan yang susah diolah terlebih dulu, yaitu makanan-makanan yang berupa sayur dan lemak.

“Makanan lemak itu untuk santap sahur saja,” kata Syahrizal untuk Warta Batavia, Selasa (28/4) di Jakarta.

Untuk berbuka puasa, lanjut Ketua PBNU Bidang Kesehtan ini, jika dapat juga jangan makanan yang bersantan. Sebab dalam keadaan berbuka puasa, makanan mesti diolah secara cepat.

“Berbuka puasa dengan yang ringan dan manis itu baik dan sehat, entah itu kurma, teh manis hangat, itu bagus sebab lambung itu telah 12 jam istirahat, sebaiknya jangan langsung makanan berat,” jelasnya.

Ia menerangkan, nasi itu termasuk makanan berat, jika yang bagus makan takjil, sesudah itu sholat maghrib, lalu berbuka dengan nasi. “Jangan langsung menu yang berat-berat, kasihan perutnya,” ujar Syahrizal.

Dia juga mengatakan dengan tegas bahwa sholat tarawih itu menyehatan dari sisi medis. Menurut dia, 4 jam lamanya, makanan masih ada di lambung.

“Jadi tarawih itu pas banget. Bakda isya kita tarawih, seraya mengolah makanan buka puasa,” katanya.

BACA JUGA :
Kecam Israel Kepung Masjid Al-Aqsa, Pastor Katolik Ini Serukan Umat Kristiani Bantu Umat Muslim

Syahrizal juga berpesan untuk masarakat agar tetap jaga jarak dan sebaiknya tidak menggelar berbuka puasa bersama-sama dengan berkerumun melebihi 5 orang. Hal ini tentu saja untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Pola makan sehat waktu berbuka puasa

Pola makan sehat waktu berbuka puasa

Berikut beberapa tips sehat untuk menjaga pola makan sehat selama Ramadhan, khususnya waktu berbuka puasa seperti dirangkum Tirto.
Pola makan sehat ini Perluterus dilanjutkan meski bulan puasa telah berakhir.

1. Minum air putih sebelum berbuka puasa.

Minumlah banyak cairan seperti air putih, jus segar, atau susu. Hal ini akan melarang dehidrasi dan menyediakan cairan penting bagi tubuh. Air putih tetap jadi sumber hidrasi the best. Minum 1 sampai 2 gelas air sebelum makan dan tidak selama makan untuk menghindari gangguan pada proses pencernaan. Waspadai minuman manis waktu berbuka puasa sebab mengandung banyak gula dan kalori.

2. Awali berbuka puasa dengan kurma.

Kurma dimakan pada sebelum berbuka, sebab kurma ialah sumber gula alami yang bergizi, sehingga sanggup memenuhi kebutuhan energi sesudah seharian berpuasa. Kalau Anda menderita sakit kepala pada waktu puasa, potensi dikarenakan oleh gula darah rendah, maka awali buka puasa dengan 2 kurma untuk menambah kadar gula darah.

3. Makan semangkuk sup saat berbuka puasa.

Sup bagian alternatif hidangan yang sehat untuk berbuka puasa. Air dalam sup membantu mencukupi kadar air dalam tubuh. Banyak pilihan sup yang bergizi, seperti sup ayam, sup tomat, sup bawang, yang dapat dikonsumsi untuk berbuka.

4. Jangan lupa sayur di menu berbuka puasa.

Sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan serat dengan begitu banyak nutrisi dan sedikit kalori. Makin berkelir sayuran yang dimakan, kian banyak manfaat kesehatan. Sayuran juga memberi rasa kenyang, sehingga lebih sedikit makanan Inti yang dikonsumsi.

5. Pilih karbohidrat yang baik.

Kecuali sayuran, makanan berbuka mesti mengandung karbohidrat yang dapat diperoleh dari beras merah, gandum atau roti dan kentang. Karbohidrat kompleks memberikan sumber energi yang lebih stabil dan berkelanjutan di samping serat dan mineral.

BACA JUGA :
Irhabi Bukan Jihadis | The Truly Islam

6. Pilih protein tanpa lemak.

Kecuali karbohidrat, kandungan yang mesti ada waktu berbuka ialah makanan yang mengandung protein baik yang mudah dicerna dan mengandung seluruh asam amino esensial. Tubuh memerlukan protein untuk membangun dan mempertahankan massa otot. Daging sapi, susu, yogurt, telur, keju, ikan dan kategori unggas lainnya mengandung protein berkualitas tinggi. Sertakan ikan, ayam tanpa kulit atau kalkun dan susu rendah lemak untuk dikonsumsi selaku makanan untuk berbuka. Bagi vegetarian, dapat dipilih protein nabati seperti kacang-kacangan.

7. Jangan kalap waktu berbuka puasa.

Jangan terburu-buru waktu makan. sesudah berpuasa selama 1 hari full, berlebihan banyak makan sat berbuka dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan problem lambung lainnya. meskipun merasa lapar, usahakan tetap makan sesuai dengan porsi makan biasa. Mengontrol ukuran porsi makan ialah kunci untuk tetap sehat dan melarang penambahan berat badan.

8. Hindari makanan tinggi lemak, garam dan gula.

Jauhi makanan berat untuk berbuka puasa yang mengandung lemak, garam dan gula tambahan yang tidak sehat. Waktu memasak, buat resep Ramadan favorit Anda lebih sehat dengan cara memanggang, mengukus, dan merebus. Tambahkan racikan bumbu dan rempah-rempah untuk memberi rasa makanan. Ganti minuman manis dengan gula alami dalam buah-buahan, buah kering dan salad buah.

Pewarta: Fathoni Ahmad

Editor: Kendi Setiawan

Tips Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi Covid-19
Sumber: NU-Online

Recommended For You

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *