pesan kiai hasyim asyari
pesan kiai hasyim asyari

Tirakat Kyai Akhyat Halimi, Datanglah Kyai Hasyim Asy’ari dalam Mimpi

Diposting pada 33 views

Tirakat Kyai Akhyat Halimi, Datanglah Kyai Hasyim Asy’ari dalam Mimpi

Pada waktu beliau Ada di makam Sunan Gunung Jati, beliau bermimpi berjumpa dengan gurunya, Mbah kiai Hasyim Asy’ari. Mbah Hasyim Asy’ari berpesan untuk kiai Halimi *Ngabdio marang ilmu, mengko hasil sekabehane*.

Artinya “MENGABDILAH KEPADA ILMU, NANTI SEMUANYA AKAN BERHASIL”. Tiba-tiba itu pula, KH Akhyat Halimi bergegas pulang dan memantapkan diri untuk membangun pesantren. Berkat ketekunan beliau, pesantrennya jadi besar.

Di sudut Pesantren Tebuireng, saya termenung. Melihat gedung-gedung megah berdiri. Ramai melebihi suasana kota. Warung-warung buka 2 puluh 4 jam. Disitu, saya teringat kisah-kisah perjalanan hidup kyai-kyai di Jombang: Hadratssyekh sendiri, kiai Wahid Hasyim, kiai Adlan Ali, kiai Shobari, kiai Yusuf Masyhar, kiai Syansuri Baidhowi, Gus Dur dan lainya.

Mereka ialah orang orang yang berhasil dalam dunia bisnis, politik serta birokrasi. Tetapi mereka masih memposisikan diri istiqamah mengabdi untuk ilmu dan masyakat selaku jalan Inti hidupnya, sebab seutama-utamanya toriqoh (jalan) dapat sampai untuk Allah ialah dengan cara belajar dan mengajar.

Banyak orang yang mempunyai gagasan-gagasan besar, tapi tidak sanggup melewati batas usianya. Ada banyak ide yang belum tercapai, sementara usia amat terbatas.

sebagian besar santri-santri pula yang tidak ikut jejak guru-guru mereka untuk mengabdi pada ilmu yang sudah didapat dari pesantren, padahal saban sesuatu ada zakatnya, dan zakatnya ilmu dengan mengajar.

READ
Biografi KH. R.A. Arwan Bauis SH

Mereka sibuk berhadapan dengan realitas: jadi pebisnis lupa asal usul. Jadi politisi sibuk di partai, jadi birokrat sibuk di pemerintahan, jadi pegawai swasta, pabrik atau pegawai negeri itu pun sering menghabiskan waktu.

Dengan memberikan ruang waktu, tenaga serta Peluang untuk mengabdi untuk ilmu, mendidik kader-kader bangsa jauh lebih luas lapang pengabdiannya, dapat kita lakukan tanpa kita wajib geser profesi. Dengan argumentasi tidak sanggup dan tidak mempunyai kemampuan. Padahal kesanggupan dan kemampuan cuma dapat didapat tatkala menjalani aktivitas.

1 kalimat bijak menjelaskan:

“Jikalau membikin pesantren, pasti akan terbangun rumah. Jikalau membangun rumah belum tentu terbangun pesantren. Banyak orang menghabiskan waktunya cuma untuk membangun rumah, tanpa banyak manfaat bagi orang lain.”

Dan kalimat sakti yang terbukti ampuh dan terbukti mujarrab “Janganlah menanti berhasil untuk mau mengajar, tapi mengajarlah dulu pasti kau berhasil (dunia & ahirat) beserta anak cucumu”.

Sumber: Bala Putera Dewa/Fordisaf Tebuireng.


Tirakat Kyai Akhyat Halimi, Datanglah Kyai Hasyim Asy’ari dalam Mimpi

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *