Tuding Orang Miskin Kurang Ibadah, Yusuf Mansur Disentil Warganet

yusuf-mansur.jpg
yusuf mansur Tuding Orang Miskin Kurang Ibadah, Yusuf Mansur Disentil Warganet


Ustad Yusuf Mansur menjadi perbincangan di media sosial setelah pernyataannya di sebuah stasiun TV yang mengatakan “orang miskin tidak cinta” menjadi sorotan dan mendapat kritik dari netizen.

Warganet mengatakan, pernyataan tersebut sangat menyakitkan bagi orang miskin, karena secara struktural, penindasan semakin dilegitimasi oleh komentar ustaz.

Memang, jika nasib orang miskin lebih adil, itu harus dilihat dari pendekatan sistemik, bukan teologis.

Kritik terhadap Ustaz Yusuf Mansur ini diunggah Feby Indirani di akun Twitternya. Dia mengkritik cara berpikir ostaz, yang terkenal karena ajakannya untuk bersedekah, dalam melihat orang miskin.

“Ustaz Yusuf Mansyur yang terkenal itu baru saja mengatakan di Metro TV, ‘Maaf, kalau kamu miskin coba lihat, kamu pasti tanpa aliran sesat.’ Dia benar-benar kasihan kepada orang miskin negeri ini, mereka telah tertindas. dengan struktur agamanya yang sangat kaya, ”tulis Feby mengawali thread Twitter-nya, Jumat (16/4/2021).

Menurut Feby, apa yang disampaikan Ustaz Yusuf Mansur berbeda dengan visi Nabi yang berusaha menegakkan keadilan.

“Ustaz @Yusuf_Mansur sudah menjadi agen kapitalisme yang selalu menyalahkan orang miskin. Astaghfirullah. Orang miskin pdhl sering keluar dari kemiskinan karena kebijakan dan sistem belum berpihak pada mereka,” ujarnya.

Akademisi PBB Akhmad Sahal menanggapi pesan ini. Ia menilai konsep pemikiran Ustaz Yusuf Mansur itu salah, bahwa menjadi miskin bukan hanya berarti materi, lho. Memang, tulis Gus Sahal, Nabi Muhammad SAW justru meminta agar dirawat dalam kondisi yang buruk.

Meskipun Nabi pernah berdoa: Ya Allah, hidupkan dan matikan aku dalam keadaan miskin. Dan aku bersatu kembali (di Hari Kiamat) dengan orang miskin. Banyak ulama di sini mendefinisikan “miskin” rendah hati, tawadhu ‘, rendah hati. Ust YM jelas salah. Miskin bukan berarti kurang beribadah, ”tulis Gus Sahal.

BACA JUGA :
Sembuh dari Corona, lelaki Ini Dekatkan Diri untuk Allah melalui Al-Qur'an

Feby menganggap orang miskin tidak ada hubungannya dengan kurangnya ibadah. Dia ingat mantan asisten rumah tangganya, dia adalah saksi bahwa pembantunya tidak pernah meninggalkan kultus siang dan malam.

Namun, hingga wafat, PRT belum bisa mewujudkan mimpinya, yakni naik haji.

“Jadi ingat almarhum mantan pengurus rumah tangga di rumah, yang sangat taat, semua wajib beribadah dan sunnah dilakukan.“ Saya ingin menunaikan haji, dan setiap tahun saya tidak tahu kapan harus berangkat, ”tulisnya.

Memang dari cerita pembantu rumah tangganya, terkadang orang yang rajin beribadah belum tentu dikabulkan keinginannya.

“Dia meninggal waktu SMA, cita-cita haji tidak terpenuhi. Sudah saya puja dengan sebaik-baiknya, dengan segenap kekuatan saya, masih miskin sepanjang hidup saya. Dan Ustaz Yusuf Mansyur hanya mengatakan bahwa“ orang miskin kurang beribadah ”, jelasnya.

(Warta Batavia)


Tuding Orang Miskin Kurang Ibadah, Yusuf Mansur Disentil Warganet

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *