Wajib Ada Ikhtiar, Cara NU Brebes Hadapi Kepasrahan

Wajib Ada Ikhtiar, Cara NU Brebes Hadapi Kepasrahan

Brebes, Warta Batavia
Sikap kepasrahan lewat jargon ‘Indonesia Terserah’ ditanggapi Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah dengan bermacam ikhtiar untuk lawan Covid-19. 

 

“NU tidak pernah patah arang dengan bermacam ikhtiar berupa aktifitas yang menyenangkan dan membawa manfaat bagi ummat,” ucap Ketua MWC NU Jatibarang Kyai Afifulloh, di sela pembagian takjil dan masker, di Jatibarang, Kamis (21/5).

 

Dikatakan, menghadapai virus Corona, NU menggelar bermacam aktifitas bakti sosial dengan melibatkan lintas Badan Otonom NU tingkat Kecamatan Jatibarang yang diikuti oleh GP Ansor, Fatayat, IPNU, dan IPPNU. 

 

Menurut dia, bermacam aktifitas sudah ditunaikan, ada pembagian 1600 paket takjil, pembagian 500 masker kain, penjualan dan/atau penyaluran paket beras zakat fitrah (lebih dari 11 kwintal beras) dan lain-lain.

 

“Seluruh ikhtiar yang ditunaikan, selaku usaha optimisme untuk menangkal penularan Covid-19. Bukannya pasrah tanpa ikhtiar, terus bergerak sesuai dengan kesanggupan termasuk kepatuhan Nahdliyin kepada pemerintah juga ditunaikan dengan sepenuh hati,” ucapnya.

 

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Jatibarang Dewi Setya Ningrum menambahkan, dalam rangka meramaikan akhir Ramadhan di tengah keadaan pandemi Covid-19, banom-banom NU di Kecamatan Jatibarang membagikan takjil dan masker untuk masarakat di sekitaran Masjid Jami Al-Ittihad Jatibarang Brebes selama 4 hari (17-20/5).

READ
Kenapa Hizbut Tahrir Getol Menentang Problem Non Muslim (Kafir)?

 

Menurut Dewi, aktifitas pembagian takjil Adalah program rutin Fatayat NU Jatibarang tiap bulan Ramadhan. Yang biasanya dishare berbarengan dengan Pos komando Mudik Ansor-Banser. Walaupun Ramadhan tahun sekarang tidak ada pos komando mudik, tetapi masih dapat membagikan ribuan paket takjil.

 

“Alhamdulillah, kami tetap eksis bareng  Ansorbagi takjil dan masker,” ungkapnya.

 

Pembagian takjil, sekaligus wahana untuk mensosialisasikan pencegahan penyebaran penularan Covid-19 untuk penduduk masarakat untuk mengurangi aktifitas atau aktivitas di luar rumah, bermasker waktu keluar rumah, melakukan pola hidup sehat dan bersih (PHBS). 

 

Ketua PAC GP Ansor Jatibarang M Ircham Arifudin menerangkan, selain takjil, Ansor Jatibarang juga membagikan ratusan masker kain untuk pelaku usaha dan pemakai jalan yang belum menggunakan masker. 

 

“Pembagian masker kain ini Adalah yang ke-2 kalinya, dulu sebelum masuk bulan Ramadhan Ansor sudah melaksanakan aktifitas yang sama ialah pembagian ribuan masker kain,” katanya.

 

Irham menilai, bermacam usaha dan program pencegahan penyebaran penularan Covid-19 sudah ditunaikan pemerintah, tetapi ternyata masih banyak masarakat yang kurang responsif, sehingga bagian ikhtiar yang dapat ditunaikan waktu ini ialah dengan senantiasa mengkampanyekan ‘gerakan bermasker’ waktu aktivitas di luar rumah dan melakukan PHBS.

 

Lebih detail Ircham mengungkapkan bahwa aktifitas pembagian takjil dan masker Adalah rangkaian dari program Penjualan dan Penyaluran Paket Beras Zakat Fitrah yang digelar oleh GP Ansor baik di tingkat kepengurusan Kabupaten maupun Kecamatan.

READ
3.042 Halaman, Karya Monumental Ratu Ageng Istri HB I

 

“Alhamdulillah sampai sore ini semuanya sudah habis. Tahun sekarang Adalah edisi perdana program ini, mudah-mudahan ke depan kami dapat mempersiapkan stok beras paket zakat fitrah lebih banyak lagi. Sehingga lebih banyak masarakat yang mempercayakan penyaluran zakat fitrahnya melalui relawan-relawan Ansor Jatibarang,” pungkasnya. 

 

Kontributor: Wasdiun
Editor: Abdul Muiz

Wajib Ada Ikhtiar, Cara NU Brebes Hadapi Kepasrahan
Sumber: NU-Online

loading...

Recommended For You

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *