Wisata Dibolehkan Mudik Dilarang, Ini Penjelasan Pemerintah

menko pmk muhadjir effendy 1 16928329 Wisata Dibolehkan Mudik Dilarang, Ini Penjelasan Pemerintah

Pemerintah menjelaskan soal wisata dibolehkan tapi mudik dilarang. Kebijakan pelarangan mudik Lebaran 2021 sempat dipertanyakan karena bersama-sama pemerintah telah membuka tempat pelesiran di daerah tersebut.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberikan penjelasan.

“Kemarin masyarakat mulai protes, dilarang pulang, tapi plesiran diperbolehkan. Ya, sebenarnya wisata itu dalam rangka lebaran. Jadi bukan seperti wisata itu wisata dengan tujuan yang jauh. Ya kalau orang tidak boleh kemana-mana. mana ya sudah buka tur lokalnya jadi bisa ke tempat-tempat liburan tapi dengan kepatuhan yang terkontrol, itu yang dia maksud,” kata Muhajdir dalam diskusi virtual di akun YouTube BPKN, Selasa (20/4 / 2021).

Wisata Dibolehkan Mudik Dilarang, Ini Penjelasan Pemerintah
Menteri Muhadjir Effendi: Wisata Dibolehkan Mudik Dilarang, Ini Penjelasan Pemerintah

Baca juga: Pantai Sawarna Surga di Bumi Banten Penuh Pesona

Kenapa Wisata Dibolehkan Mudik Dilarang?

Muhadjir mengatakan, pergerakan menjelang dan saat Lebaran tetap diperbolehkan. Inilah sebabnya mengapa masih memungkinkan untuk membuka tempat rekreasi lokal dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Misalnya maksimal 50 persen, maka aturan tata tertib protokol kesehatan akan diperketat, sanksi juga akan diberlakukan bagi yang tidak sesuai dengan SOP,” kata Muhadjir.

Harapannya, kebijakan ini dapat menjaga laju perekonomian tetap hidup. Termasuk pergerakan arus barang dan jasa serta daya beli masyarakat yang diperkirakan akan tumbuh saat Lebaran nanti.

“Karena itu, pariwisata lokal tetap diperbolehkan,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Muhadjir, sudah memperhitungkan soal pemberian bantuan kepada warga yang kesulitan akibat larangan pulang kampung. Kementerian Sosial, kata Muhadjir, akan segera menyerahkan bantuan sosial.

“Oleh Kemensos, bansos dikoordinasikan pada awal Mei agar menjelang lebaran masyarakat yang kurang mampu sudah bisa menikmati bansos. Itupun akan diberikan pada waktu yang sama, Mei, Juni, yang bisa. bisa dipakai belanja untuk merayakan Idul Fitri,” kata Muhadjir. [detik.com]
BACA JUGA :   Hari Pendidikan Nasional, Sri Mulyani: Terus Pelihara Semangat Belajar Anak-Anak Kita


Pemerintah Jelaskan soal Mudik Dilarang tapi Plesiran Dibolehkan

Recommended For You

About the Author: Hendro Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *