Zionis Israel Senantiasa Tuduh Lawan dengan Kejahatan yang Sejatinya Mereka Lakukan

Zionis Israel Senantiasa Tuduh Lawan dengan Kejahatan yang Sejatinya Mereka Lakukan

Amerika Serikat – Zionis Israel senantiasa menuding lawan mereka atas kekhilafan yang sesungguhnya mereka ialah pelakunya. Kevin Barrett, seorang penulis, jurnalis, dan pembawa acara radio dengan gelar Ph.D. dalam Studi Islam dan Arab, membikin pernyataan dalam sebuah Tanya Jawab dengan Press TV pada hari Jumat (22/05).

Menteri luar negeri Iran sudah meremehkan serentetan propaganda baru-baru ini oleh media Barat mengenai hal poster yang muncul di situs web Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang mengusulkan “referendum” selaku cara the best untuk mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan jalan keluar akhir untuk problem Palestina.

Semenjak publikasi poster tersebut di situs web Ayatollah Khamenei pada hari Rabu, beberapa media internasional yang disponsori Zionis Israel sudah mencoba untuk menggambarkannya dengan analogi antara istilah “jalan keluar akhir” pada poster itu dan ide Nazi mengenai hal pemusnahan orang Yahudi selama Perang Dunia II.

Baca: sekretaris jendral Hizbullah: Tanah Palestina Mesti Kembali ke Pemiliknya

Beberapa pejabat Barat dan Zionis Israel juga bergerak cepat untuk mengusulkan tudingan yang tidak berdasar, yang paling menonjol di antara mereka ialah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang sejauh ini mengancam Iran dengan kehancuran.

READ
Muhammadiyah Imbau Penduduk Tidak Paksakan Mudik Lebaran

Menteri luar negeri Iran, Zarif, sudah merespon serbuan dari Benjamin Netanyahu, Mike Pompeo, dan media-media Barat yang didominasi Zionis Israel kepada Kantor Pemimpin Tertinggi Iran yang mengeluarkan poster ‘Palestine Will Be Free’ dengan subtitelnya, ‘Jalan penyelesaian Akhir: Perlawanan sampai Referendum’ itu.

Jadi, poster ini, itu ialah gambar yang amat indah yang memperlihatkan orang-orang Palestina mengakui kembali Masjid Al-Aqsa, Masjid Al-Aqsa, yang Adalah monumen arsitektur Islam tertua dan terhebat, melambangkan kehadiran Islam di Palestina. Dan fakta bahwa ummat Islam sudah mengelola tanah suci itu atas nama seluruh penganut Tauhid lain pada dasarnya semenjak Islam ada.

Jadi, gambar indah Pembebasan Palestina ini diserang oleh orang-orang seperti Pompeo dan Netanyahu dan ruang gema Zionis Israel mereka dari media, seakan-akan menyerukan tindakan mematikan massal orang-orang Yahudi. Seakan, jalan keluar itu, jalan keluar terakhir, mesti senantiasa mereferensi pada pembersihan Suku Yahudi era Eropa dari Hitler, di bawah Nazi.

Baca: Palestina Tolak Dukungan UEA yang Dibawa Lewat Israel

Sekarang, saya kira, mereka sudah mempergunakan label itu, sama seperti label mereka kepada istilah Holocaust. Dan mereka mungkin ingin melabeli (kata jalan keluar terakhir itu) dengan istilah genosida walaupun ada ribuan, kalau tidak jutaan genosida sejauh sejarah manusia.

Tetapi kalau mereka ingin melabeli jalan keluar akhir (dengan itu seluruh), dengan argumentasi bahwa tidak seorang pun dalam bahasa apa pun dari bagian dunia mana pun dapat memberikan jalan keluar final atau permanen untuk problem apa pun, sebab ungkapan ini pernah dipakai dengan cara yang mereka anggap amat ofensif, maka itu ialah kegilaan.

READ
Kenangan Bareng Gus Dur Membincang Intelektual Timur Tengah

Jadi saya kira kita tidak dapat lagi menuntaskan problem secara permanen, di planet ini, sebab kalau kita mencoba menuntaskan problem dengan cara final atau permanen, kita akan dinilai menabrak label Zionis Israel untuk cerita favorit mereka mengenai hal genosida.

Jadi, yang sungguh ironis di sini ialah bahwa kaum Zionis Israel ini, orang-orang yang paling keras memprotes poster Iran ini, sesungguhnya ialah pelaku genosida terburuk di dunia. Mereka sudah melaksanakan genosida di Palestina semenjak 1948.

Dan ini memenuhi syarat. Genosida Zionis Israel di Palestina terang Adalah sebah Perkara genosida sesuai hukum internasional. Perkara-kasus ini dibuat dengan amat rinci oleh hukum internasional. Profesor Francis Boyle di University of Illinois, dan mempergunakan argumen itu, Israel sesungguhnya terbukti bersalah sebab genosida di Pengadilan Kejahatan Perang Kuala Lumpur beberapa tahun yang lalu.

Jadi di sini kita mempunyai Perkara dari para penjahat terburuk yang menuntut penegakan hukum dengan nama itu, sebab mereka ingin meneruskan genosida mereka. Ini ialah metode khas raksasa Zionis Israel. Mereka senantiasa menuding lawan mereka melaksanakan hal-hal yang sesungguhnya mereka sedirilah yang melakukannya. (ARN)


Zionis Israel Senantiasa Tuduh Lawan dengan Kejahatan yang Sejatinya Mereka Lakukan

loading...

Recommended For You

About the Author: Asep Komarudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *