Warta Batavia

Sedikit yang mendefinisikan massa besar NU selaku kemungkinan ekonomi. Sebagia besar orang menganggap massa NU selaku massa politik electoral, tidak beranjak dari zaman NU jadi partai politik 1952. Di antara yang sedikit itu, saya kira ialah KH As’ad Said Ali dan

Toko itu bertahan. Dari bermacam keputusan strategi penataan kota. Toko itu tetap eksis. Dahulu, waktu masih menempuh S1 hukum di Bulaksumur, saya cuma memandangi saja toko itu. Membayangkan, “kayaknya enak ya mencerutu…” Membayangkan saja. Tidak lebih. Maklum, kiriman cuma cukup